Queensha.id – Jepara,
Pemerintah Kabupaten Jepara resmi merilis kalender kegiatan sepanjang April 2026. Rangkaian agenda ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Jepara ke-477, dengan beragam kegiatan budaya, religi, hingga hiburan yang tersebar di berbagai titik kota.
Dipimpin oleh Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, S.E. bersama Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, S.M., perayaan tahun ini tampak lebih meriah dengan pelibatan masyarakat lintas komunitas dan generasi.
Sejumlah agenda telah disiapkan sejak awal April. Pada 3 April, digelar Lomba Video Museum dan Event Budaya di Museum R.A. Kartini Jepara, sebagai upaya mengangkat potensi sejarah dan budaya lokal melalui kreativitas digital.
Berlanjut pada 4 April, kegiatan Halal Bihalal Keluarga Sosroningrat berlangsung di Pendopo Kabupaten Jepara, mempererat tali silaturahmi keluarga besar tokoh nasional tersebut.
Memasuki 7 April, Radio Kartini menggelar Talkshow Hari Jadi Jepara ke-477 dan Hari Kartini ke-147 bersama DP3AP2KB, menghadirkan diskusi publik yang edukatif dan inspiratif.
Pada 8 April, tradisi Ziarah Makam Leluhur Jepara dilaksanakan di 11 titik makam tokoh penting, menjadi refleksi sejarah dan penghormatan terhadap para pendiri Jepara.
Puncak kegiatan mulai terasa pada 9 April dengan beragam agenda besar, di antaranya:
– Sendratari Ratu Kalinyamat di Pendopo Kabupaten Jepara.
– Kirab Luwur dari Pendopo menuju Gapura Mantingan.
– Buka Luwur di Kompleks Makam Masjid Mantingan.
– Penyembelihan Kerbau di RPH Jobokuto.
– Glocal: Global Local Dialogue Series di Gedung Shima Setda Jepara.
Selanjutnya pada 10 April, digelar Upacara Hari Jadi Jepara ke-477 di Alun-Alun 1 Jepara, menjadi momen sakral sekaligus simbol kebanggaan daerah.
Masih di tanggal yang sama, suasana semakin semarak dengan Wilujengan Nagari (Tumpengan ke-477) di Alun-Alun 1, diikuti Doa Lintas Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan YME yang melibatkan enam komunitas kepercayaan.
Malam harinya, pertunjukan Wayangan 7 Dalang Cilik turut memeriahkan panggung budaya.
Pada 11 April, masyarakat disuguhi Tinju Nasional di Alun-Alun 1 Jepara, menghadirkan hiburan sekaligus ajang sportivitas.
Kemudian 12 April, kegiatan berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya:
– Anniversary Motor JBT (Jateng Bikers Community) se-Jateng di Pantai Bandengan.
– Event Musik The Banditto di Alun-Alun 1 Jepara.
– Giat Hari Nyepi Umat Hindu di Pendopo Kabupaten Jepara.
Memasuki 14 April, agenda religi dan tradisi kembali digelar melalui:
– Pengajian Akbar Gus Iqdam di Alun-Alun 1 Jepara.
– Grebeg Tumpeng Telon di Desa Teluk Wetan, Welahan, Jepara.
Pada 15 April, generasi muda turut ambil bagian dalam Lomba Membaca Surat-surat Kartini Tingkat Pelajar SMA se-Provinsi yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Jepara.
Menjelang puncak perayaan, 18 April menjadi penutup dengan dua agenda besar:
– Kejuaraan Pencak Silat se-Jawa Bali.
– Kartini’s Inspiration Parade di Alun-Alun 1 Jepara.
Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya, keberagaman, serta semangat gotong royong masyarakat Jepara. Pemerintah berharap seluruh agenda ini mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memperkuat identitas daerah.
Dengan puluhan acara yang tersaji, April 2026 menjadi momentum penting bagi Jepara untuk menunjukkan diri sebagai kota budaya yang hidup, inklusif, dan penuh warna.
***
(9 April 2026)

Tinggalkan Balasan