Queensha.id – Musik,
Nama OM Adella sudah tidak asing lagi bagi pecinta musik dangdut koplo di Indonesia. Grup musik asal Tuban, Jawa Timur ini berhasil menjelma menjadi salah satu orkes melayu paling populer di Tanah Air dengan jutaan penggemar yang tersebar di berbagai daerah.
Di balik kesuksesan tersebut, ternyata perjalanan OM Adella dimulai dari sebuah acara keluarga sederhana sebelum akhirnya menjadi fenomena nasional yang mampu melahirkan banyak bintang dangdut ternama.
Sejarah Berdirinya OM Adella
OM Adella didirikan oleh pasangan Haji Totok (Abah Totok) dan Hj. Henny pada 17 Oktober 2007 di Bangilan, Tuban, Jawa Timur. Nama “Adella” sendiri diambil dari nama anak mereka yang memiliki makna “Mahkota Abadi” dan telah dipatenkan secara resmi.
Menariknya, grup musik ini lahir secara tidak sengaja. Saat itu Haji Totok dan istrinya mengadakan acara khitanan keponakan. Untuk memeriahkan acara tersebut, mereka membentuk sebuah orkes secara dadakan yang kemudian mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Dari situlah cikal bakal OM Adella dimulai.
Awalnya, Haji Totok bukanlah pelaku industri hiburan. Ia diketahui bekerja di bidang pertambangan. Namun kecintaannya terhadap musik membuatnya serius mengembangkan OM Adella hingga menjadi besar seperti sekarang.
Perjalanan Menuju Puncak Popularitas
Perjalanan OM Adella tidak selalu mulus. Selama beberapa tahun pertama, mereka tampil dari panggung ke panggung hajatan masyarakat di berbagai daerah Jawa Timur.
Titik balik terjadi pada tahun 2013 ketika OM Adella mulai masuk dapur rekaman bersama Aini Record. Album perdana mereka mendapat sambutan positif dan membuka jalan menuju popularitas yang lebih luas.
Seiring berkembangnya teknologi digital, OM Adella melakukan transformasi besar dengan aktif mengunggah video pertunjukan mereka ke YouTube melalui manajemen Henny Adella. Langkah ini terbukti sangat sukses karena berbagai video mereka berkali-kali masuk daftar trending dan ditonton jutaan kali oleh masyarakat Indonesia.
Ciri Khas Musik OM Adella
Kesuksesan OM Adella tidak lepas dari karakter musik mereka yang khas, yaitu:
- Aransemen dangdut koplo modern.
- Perpaduan musik tradisional dan modern.
- Kualitas audio profesional.
- Permainan kendang yang energik.
- Penggunaan teknologi sound system berkualitas tinggi.
- Penampilan panggung yang megah dan atraktif.
Gaya musik tersebut membuat OM Adella diterima oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat pedesaan hingga generasi muda perkotaan.
Deretan Penyanyi yang Dibesarkan OM Adella
Banyak penyanyi dangdut terkenal lahir dan berkembang bersama OM Adella. Karena itu, grup ini sering disebut sebagai “pabrik bintang dangdut koplo”.
Beberapa nama besar yang pernah atau masih identik dengan OM Adella antara lain:
- Yeni Inka
- Difarina Indra
- Tasya Rosmala
- Lala Widy
- Arlida Putri
- Lusyana Jelita
- Shinta Arsinta
- Arneta Julia
- Fendik Adella
Kehadiran para penyanyi berbakat tersebut membuat OM Adella selalu memiliki daya tarik tersendiri di setiap penampilannya.
Personel Musik yang Menjadi Tulang Punggung
Selain para penyanyi, kesuksesan OM Adella juga didukung oleh musisi-musisi andal yang menjadi tulang punggung aransemen musik mereka.
Beberapa personel yang dikenal antara lain:
- Nophi (kendang)
- Udin (keyboard)
- Pras (keyboard)
- Richy (bass)
- Sarmo (gitar rhythm)
- Momon (gitar melodi)
- Fendik (suling)
Duka Besar: Wafatnya Abah Totok
Dunia dangdut Indonesia berduka ketika pendiri sekaligus pimpinan OM Adella, Haji Totok, meninggal dunia pada Desember 2024.
Kabar tersebut mengundang belasungkawa dari berbagai kalangan, termasuk penyanyi dangdut ternama dan komunitas musik Indonesia. Sosok Haji Totok dikenang sebagai tokoh yang berjasa besar dalam perkembangan musik dangdut koplo modern di Indonesia.
Meski ditinggalkan sang pendiri, OM Adella tetap melanjutkan kiprahnya di bawah manajemen keluarga dan tim yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
OM Adella dan Era Digital
Saat ini OM Adella menjadi salah satu grup dangdut dengan basis penggemar terbesar di Indonesia. Kanal YouTube mereka terus mendapatkan jutaan penonton, sementara jadwal manggung mereka masih dipadati penggemar di berbagai daerah.
Tidak berlebihan jika banyak pihak menyebut OM Adella sebagai salah satu ikon dangdut koplo modern yang berhasil mengangkat musik daerah ke panggung nasional.
Warisan Besar Musik Dangdut Indonesia
Dari sebuah panggung khitanan sederhana di Tuban hingga menjadi raksasa industri dangdut Indonesia, perjalanan OM Adella merupakan bukti bahwa kerja keras, kreativitas, dan konsistensi mampu membawa sebuah grup musik daerah menjadi fenomena nasional.
Hingga tahun 2026, nama OM Adella masih menjadi magnet besar bagi pecinta dangdut koplo Indonesia dan terus melahirkan karya-karya yang menghibur jutaan penggemarnya di seluruh Nusantara.
***
Queensha Jepara.

Tinggalkan Balasan