Queensha.id – Padang,

 

Stadion Haji Agus Salim menjadi panggung unjuk kekuatan Persijap Jepara saat menghadapi Semen Padang FC dalam laga krusial pekan ke-28 BRI Super League musim 2025/26, Senin (20/4/2026).

Datang dengan tekanan besar untuk menjauh dari zona degradasi, Laskar Kalinyamat justru tampil tanpa beban. Hasilnya, hingga turun minum, Persijap sukses mengunci keunggulan meyakinkan 2-0 di kandang lawan.

 

Babak Pertama: Efektif, Tajam, dan Mematikan

Sejak peluit awal dibunyikan, Persijap langsung mengambil inisiatif serangan. Permainan agresif yang dibangun sejak lini tengah membuat tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37. R. Saepul sukses memanfaatkan celah di lini belakang Semen Padang dan mencetak gol pembuka. Stadion yang sebelumnya bergemuruh mendadak terdiam.

Alih-alih mengendur, Persijap justru semakin menekan. Jelang turun minum, tepatnya menit ke-45, França menggandakan keunggulan lewat penyelesaian klinis. Gol ini menjadi pukulan telak bagi tim tuan rumah.
Dominasi yang Tak Terbantahkan
Keunggulan 2-0 bukan sekadar angka.

 

Persijap tampil lebih disiplin, efektif dalam transisi, serta mampu meredam serangan Semen Padang yang terlihat frustrasi sepanjang babak pertama.
Berikut gambaran singkat pertandingan hingga half time:

– Status: Half Time.

– Skor: Semen Padang 0-2 Persijap Jepara.

– Pencetak Gol: R. Saepul (37’), França (45’).

– Dampak ke Klasemen: Napas Persijap Mulai Lega.

Kemenangan sementara ini membawa angin segar bagi Persijap. Dengan posisi di peringkat 15 dan koleksi 25 poin, mereka mulai menjauh dari zona merah.
Sebaliknya, Semen Padang yang tertahan di posisi 17 dengan 20 poin semakin tertekan dan berada di ambang degradasi.

Jika tren ini berlanjut hingga akhir pertandingan, Persijap bukan hanya membawa pulang tiga poin penting, tetapi juga memperbesar peluang bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Babak kedua pun dinanti yaitu apakah Laskar Kalinyamat mampu mempertahankan dominasi, atau justru Semen Padang bangkit di hadapan pendukungnya sendiri?

 

***
(20 April 2026)