Queensha.id – Jepara,

 

Kehadiran polisi di tengah masyarakat kembali mendapat sorotan positif. Tim Patroli Presisi Siraju dari Polres Jepara menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti aduan warga melalui layanan Call Center 110 pada Minggu dini hari, 25 April 2026.

Laporan datang dari warga Desa Ngabul yang mengalami situasi tak biasa yaitu pintu rumahnya tidak bisa dibuka, membuat penghuni terjebak di luar saat malam hari. Tanpa menunggu lama, tim patroli langsung bergerak ke lokasi dan memberikan bantuan teknis hingga pintu berhasil dibuka dan warga dapat masuk dengan aman.

 

110 Jadi Andalan Warga

Katim Patroli Presisi Siraju, Ipda Haryono, menegaskan bahwa layanan 110 memang dirancang sebagai jalur cepat bagi masyarakat untuk mendapatkan bantuan kepolisian kapan saja.

“Kami hadir bukan hanya saat ada tindak kriminal, tapi juga ketika masyarakat mengalami kesulitan. Ini bentuk nyata bahwa polisi adalah pelindung dan pengayom,” ujarnya.

Warga yang dibantu pun mengaku terharu atas respons cepat tersebut.

“Terima kasih untuk Bapak Polisi. Kami sempat kebingungan karena tidak bisa masuk rumah, apalagi sudah malam. Tapi setelah menghubungi 110, polisi langsung datang dan membantu,” ungkapnya.

 

Dari Buka Pintu Hingga Tertibkan Malam

Tak hanya membantu warga, patroli gabungan yang melibatkan Sat Lantas, Sat Samapta, Sat Reskrim, dan Sat Intelkam ini juga menyasar potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam operasi yang sama, petugas berhasil:

– Membubarkan kelompok pemuda yang berpesta minuman keras di kawasan Pantai Kartini.

– Menertibkan remaja yang masih berkumpul hingga larut malam di kawasan Pecinan.

– Membubarkan aksi balap liar di jalur Tahunan.

– Menindak tegas balap liar di daerah Krasak dengan mengamankan 7 unit sepeda motor.

 

Langkah ini menunjukkan pendekatan ganda yang dilakukan aparat: responsif terhadap aduan warga sekaligus preventif dalam menjaga keamanan wilayah.

 

Komitmen Jaga Jepara Tetap Kondusif

Ipda Haryono menegaskan bahwa patroli akan terus digencarkan, terutama pada jam-jam rawan.

“Kami mengimbau masyarakat tidak ragu menghubungi 110 jika membutuhkan bantuan atau melihat potensi gangguan Kamtibmas. Kami siap hadir 24 jam,” tegasnya, Sabtu (25/4) malam.

Aksi cepat Tim Siraju ini menjadi bukti bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menyentuh kebutuhan sederhana masyarakat dan bahkan hingga membantu membuka pintu rumah di tengah malam.

 

***

Hms.
(26 April 2026)