Queensha.id – Jepara,
Insiden pembacokan terjadi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2026) malam. Seorang pria berinisial AG alias Menggeng diduga melakukan pembacokan terhadap dua orang di lokasi berbeda hanya dalam rentang waktu kurang dari satu jam.
Dua korban dalam kejadian tersebut yakni Rico Restya Aji (23), warga Desa Manyargading, Kecamatan Kalinyamatan, dan Sandi Alamsyah (35), warga Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan.
Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Faizal Wildan Umar Rela membenarkan adanya dua laporan pembacokan tersebut.
“Korban ada dua dan lokasi kejadiannya juga berbeda,” ujar AKP Wildan, Sabtu (9/5/2026).
Pembacokan Pertama Terjadi di Welahan
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 23.00 WIB di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan. Saat itu korban Sandi Alamsyah berada di luar rumah.
Menurut polisi, pelaku datang bersama seorang rekannya yang dipanggil Ucil dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna putih. Setibanya di lokasi, pelaku diduga langsung menyerang korban menggunakan parang.
“Korban dan pelaku saling mengenal. Diduga pelaku dalam kondisi mabuk,” jelas AKP Wildan.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek pada tangan kiri dan menjalani perawatan di RSI Sunan Kudus.
Pelaku Kembali Beraksi di Kalinyamatan
Usai kejadian pertama, pelaku bersama rekannya melaju menuju wilayah Kalinyamatan. Dalam perjalanan, mereka disebut sempat mengejar seseorang hingga masuk ke Desa Manyargading.
Sekitar pukul 23.30 WIB, korban Rico Restya Aji sedang berkumpul bersama teman-temannya di depan rumah warga RT 3 RW 1 Desa Manyargading.
Tak lama kemudian, pelaku datang sambil membawa parang dan menanyakan seseorang yang sebelumnya melarikan diri.
Melihat situasi memanas, Rico yang masih memiliki hubungan keluarga dengan pelaku berusaha melerai. Namun upaya tersebut tidak berhasil.
“Pelaku justru membacok korban Rico hingga mengenai bagian kaki,” terang AKP Wildan.
Akibat sabetan parang itu, Rico mengalami luka robek di bawah lutut kaki kanan dengan panjang sekitar 6 sentimeter.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Jepara saat ini masih melakukan penyelidikan dan memburu keberadaan pelaku yang melarikan diri usai kejadian.
“Kami sudah menerima laporan dari para korban dan saat ini masih melakukan pencarian terhadap pelaku,” tegas AKP Wildan.
Polisi juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melapor apabila mengetahui keberadaan pelaku atau memiliki informasi terkait kasus tersebut.
***
Queensha Jepara, 9 Mei 2026m

Tinggalkan Balasan