Queensha.id – Jakarta,

Perselingkuhan tidak hanya merusak hubungan rumah tangga, tetapi dalam sejumlah kasus juga memicu tindak kejahatan finansial. Biaya tambahan untuk menjaga hubungan gelap sering kali menjadi awal dari tindakan pencurian hingga korupsi uang perusahaan.

 

Hal tersebut diungkapkan oleh Detektif Jubun, pendiri Aman Sentosa Investigation Agency (ASIA), sebuah lembaga detektif swasta yang telah beroperasi di Indonesia sejak 2007. Menurutnya, sebagian besar kasus yang ditangani lembaganya justru berkaitan dengan perselingkuhan.

 

“Dalam pengalaman kami menangani berbagai kasus, sekitar 85 persen laporan yang masuk berkaitan dengan perselingkuhan. Banyak orang tidak menyadari bahwa hubungan gelap sering membutuhkan biaya tambahan yang cukup besar,” ujar Jubun, Sabtu (14/3).

 

Ia menjelaskan, biaya tersebut biasanya meliputi pertemuan rahasia, pemberian hadiah, perjalanan, hingga berbagai pengeluaran lain yang sering kali tidak tercatat secara transparan.

 

Menurut Jubun, tekanan finansial untuk mempertahankan hubungan terlarang tersebut dalam beberapa kasus mendorong seseorang mengambil jalan pintas, termasuk menyalahgunakan keuangan kantor.

 

“Ketika seseorang memiliki hubungan rahasia, pengeluaran pribadi mereka sering meningkat drastis. Dalam sejumlah kasus yang kami tangani, kondisi ini kemudian memicu tindakan mengambil uang perusahaan, memanipulasi laporan keuangan, bahkan korupsi kecil-kecilan yang lama-lama membesar,” jelasnya.

Sebagai detektif swasta, Jubun menyebut pihaknya tidak hanya menangani kasus perselingkuhan, tetapi juga berbagai persoalan lain seperti pencarian orang hilang hingga investigasi penipuan.

Aman Sentosa Investigation Agency dikenal menangani klien personal maupun korporasi dengan prinsip kerahasiaan tinggi dan profesionalisme.

Tarif jasa investigasi yang ditawarkan bervariasi, mulai dari sekitar Rp15 juta hingga puluhan juta rupiah, tergantung tingkat kesulitan kasus yang ditangani.

Jubun mengingatkan bahwa perselingkuhan bukan sekadar persoalan moral atau rumah tangga, tetapi dalam banyak situasi dapat berkembang menjadi masalah hukum dan finansial yang lebih serius.

 

“Perselingkuhan sering terlihat sebagai masalah pribadi, tetapi dampaknya bisa merembet ke banyak hal, termasuk pekerjaan dan keuangan. Ketika seseorang mulai menutupi pengeluaran rahasia, di situlah risiko penyalahgunaan uang mulai muncul,” tegasnya.

 

***