Queensha.id – Jepara,

 

Warga Perumahan Marison Regency Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara digegerkan dengan dugaan percobaan pencurian kotak amal di Mushala Al-Hikmah pada Sabtu malam (23/5/2026) sekitar pukul 23.45 WIB.

Peristiwa tersebut sontak membuat warga resah lantaran aksi mencurigakan itu terjadi saat kondisi lingkungan mulai sepi dan lampu mushala sudah dalam keadaan padam.

Menurut keterangan warga, awal mula kejadian diketahui oleh sejumlah anak-anak penghuni perumahan yang saat itu masih bermain di area halaman depan mushala.

Biasanya, anak-anak di lingkungan Perumahan Marison Regency sudah berhenti bermain sejak pukul 21.00 WIB. Namun pada malam itu, beberapa anak masih berada di sekitar lokasi hingga mendekati tengah malam.

Mereka kemudian melihat dua pria tidak dikenal masuk ke area Mushala Al-Hikmah dengan gerak-gerik mencurigakan.

“Anak-anak melihat ada dua orang masuk mushala sambil tengak-tengok. Lampu mushala juga sudah mati, jadi gerak-geriknya kelihatan mencurigakan,” ujar salah satu warga.

Curiga dengan aktivitas tersebut, empat anak yang berada di lokasi langsung melapor kepada Fauzi, salah satu pengurus mushala yang rumahnya berada sekitar 25 meter dari lokasi kejadian.

Mendapat laporan itu, Fauzi segera keluar rumah dan berlari menuju mushala untuk memastikan situasi.

Namun saat aksinya diduga mulai diketahui warga, dua pria memakai pakaian hitam tersebut langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Beat putih menuju arah belakang perumahan.

Warga menduga pelaku sempat mencoba mengotak-atik kotak amal mushala sebelum akhirnya kabur.

 

 

Warga Minta Ronda Malam Kembali Digalakkan

Peristiwa ini memicu kekhawatiran warga terkait keamanan lingkungan di kawasan Perumahan Marison Regency Suwawal.

Rahman, salah satu warga yang tinggal di sekitar Mushala Al-Hikmah, meminta agar kegiatan ronda malam kembali diaktifkan demi menjaga keamanan lingkungan.

“Ayo kita mulai aktifkan lagi ronda malam. Harus segera digerakkan lagi oleh paguyuban Marison supaya lingkungan tetap aman,” ujar Rahman, Minggu (24/5/2026).

Warga lainnya, Suyanto, juga mengaku khawatir jika pengawasan lingkungan mulai longgar.

“Kalau ronda aktif lagi, minimal orang yang punya niat jahat akan berpikir dua kali masuk ke lingkungan perumahan. Apalagi sekarang kondisi malam sering sepi,” katanya.

Sementara itu, Nur Hidayah, warga lainnya, berharap kejadian tersebut menjadi perhatian bersama agar keamanan mushala dan fasilitas umum lebih dijaga.

“Kotak amal itu uang umat untuk kebutuhan mushala. Sangat disayangkan kalau sampai ada yang nekat mencuri. Semoga ke depan warga semakin kompak menjaga lingkungan,” ungkapnya.

Hingga Minggu pagi, peristiwa tersebut masih menjadi perbincangan warga sekitar. Masyarakat berharap ada peningkatan pengawasan lingkungan dan koordinasi antar warga untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

 

***

Queensha Jepara, 24 Mei 2026.