Queensha.id – Kuliner,

 

Gelombang budaya Korea Selatan atau Korean Wave (Hallyu) tidak hanya memengaruhi dunia musik dan drama, tetapi juga merambah ke dunia kuliner. Dalam beberapa tahun terakhir, jajanan Korea menjadi salah satu makanan yang paling banyak diburu masyarakat Indonesia, terutama kalangan muda.

Mulai dari corndog Korea yang viral, tteokbokki pedas, hingga odeng yang sering muncul dalam drama Korea, semuanya berhasil menarik perhatian pecinta kuliner Tanah Air.

Fenomena ini membuka peluang bisnis yang cukup menjanjikan karena modal usaha relatif terjangkau, sementara pasar peminatnya terus berkembang.

 

 

Apa Itu Jajanan Korea?

Jajanan Korea atau Korean street food adalah makanan ringan yang umum dijual di pinggir jalan, pasar malam, hingga pusat kuliner di Korea Selatan.

Makanan ini biasanya memiliki cita rasa khas berupa perpaduan pedas, manis, gurih, dan sedikit asam.

Popularitas jajanan Korea semakin meningkat karena sering muncul dalam drama Korea (drakor), acara televisi, hingga konten media sosial.

 

 

Jenis-Jenis Jajanan Korea yang Populer

 

1. Tteokbokki

Tteokbokki merupakan kue beras berbentuk silinder yang dimasak dengan saus gochujang (cabai fermentasi khas Korea).

Bahan utama:

– Rice cake (tteok)
– Gochujang
– Gula
– Bawang putih
– Kaldu

Harga jual Indonesia:
Rp15.000–Rp35.000 per porsi.

Modal per porsi:
Rp5.000–Rp10.000.

 

 

2. Corndog Korea

Corndog Korea berbeda dengan corndog Amerika karena menggunakan lapisan kentang, mie instan, atau mozzarella yang meleleh.

Bahan utama:

– Sosis
– Keju mozzarella
– Tepung terigu
– Tepung panir
– Kentang

Harga jual:
Rp15.000–Rp35.000.

Modal per buah:
Rp6.000–Rp12.000.

 

 

3. Odeng atau Eomuk

Odeng adalah bakso ikan Korea yang disajikan menggunakan tusuk sate dan kuah hangat.

Harga jual:
Rp10.000–Rp25.000.

Modal:
Rp4.000–Rp8.000.

 

 

4. Kimbap

Kimbap merupakan nasi gulung rumput laut yang mirip sushi tetapi memiliki cita rasa khas Korea.

Isi kimbap:

– Nasi
– Wortel
– Telur
– Timun
– Daging atau sosis
– Rumput laut

Harga jual:
Rp20.000–Rp45.000.

 

 

5. Hotteok

Hotteok adalah pancake Korea berisi gula merah, kayu manis, dan kacang.

Harga jual:
Rp8.000–Rp20.000.

Modal:
Rp3.000–Rp7.000.

 

 

6. Bungeoppang

Kue berbentuk ikan yang biasanya berisi pasta kacang merah, cokelat, atau keju.

Harga jual:
Rp10.000–Rp25.000.

 

7. Dakgangjeong

Ayam goreng Korea dengan saus manis pedas yang renyah.

Harga jual:
Rp18.000–Rp50.000.

 

 

Resep Sederhana Tteokbokki Rumahan

Bahan:

– 300 gram rice cake
– 2 sdm gochujang
– 1 sdm saus cabai
– 1 sdm gula
– 2 siung bawang putih
– 400 ml air

Cara Membuat:

1. Rebus rice cake hingga lunak.
2. Tumis bawang putih hingga harum.
3. Masukkan air dan semua bumbu.
4. Masukkan rice cake.
5. Masak hingga kuah mengental.
6. Sajikan hangat.

 

 

Berapa Modal Membuka Usaha Jajanan Korea?

Skala Kecil (Gerobak atau Booth Mini)

Peralatan:

– Kompor gas: Rp300.000
– Wajan: Rp150.000
– Etalase sederhana: Rp1.500.000
– Bahan baku awal: Rp1.000.000
– Banner dan kemasan: Rp500.000

Total modal awal:
Sekitar Rp3 juta–Rp5 juta.

Skala Menengah (Kios)

– Sewa tempat
– Freezer
– Peralatan masak lengkap
– Meja kursi

Modal awal:
Rp10 juta–Rp30 juta.

Skala Premium (Cafe Korea)

Modal dapat mencapai Rp50 juta hingga ratusan juta rupiah tergantung lokasi dan konsep usaha.

 

 

Siapa Peminat Jajanan Korea?

 

1. Pelajar SMP dan SMA

Kelompok ini menjadi pasar terbesar karena sangat terpengaruh tren media sosial dan drama Korea.

 

2. Mahasiswa

Mahasiswa menyukai makanan Korea karena dianggap unik dan kekinian.

 

3. Penggemar K-Pop dan Drama Korea

Kelompok ini merupakan pelanggan paling loyal karena memiliki ketertarikan langsung terhadap budaya Korea.

 

4. Keluarga Muda

Banyak keluarga mencoba jajanan Korea sebagai pengalaman kuliner baru.

 

5. Konten Kreator

Makanan Korea sering dijadikan bahan ulasan kuliner dan konten media sosial.

 

 

Mengapa Jajanan Korea Sangat Laris?

Ada beberapa alasan utama:

– Pengaruh drama Korea.
– Popularitas K-Pop.
– Tampilan makanan yang menarik.
– Cocok difoto untuk media sosial.
– Rasa unik yang berbeda dari jajanan lokal.
– Banyak inovasi menu baru.

 

 

Apakah Bisnis Jajanan Korea Masih Menjanjikan?

Jawabannya masih sangat menjanjikan, terutama di kota-kota kecil dan menengah yang belum banyak memiliki gerai makanan Korea.

Namun pelaku usaha perlu berinovasi dengan menyesuaikan rasa Korea dengan lidah Indonesia, menjaga kualitas bahan baku, serta aktif mempromosikan produk melalui TikTok, Instagram, dan platform digital lainnya.

Dengan modal mulai dari Rp3 juta hingga Rp5 juta, pelaku UMKM sudah dapat memulai usaha jajanan Korea sederhana. Jika dikelola dengan baik, keuntungan bersih bisa mencapai jutaan rupiah per bulan karena margin keuntungan makanan Korea tergolong cukup tinggi dibandingkan beberapa jenis jajanan lainnya.

 

***

Queensha Jepara, Minggu, 31 Mei 2026.