Queensha.id – Demak,
Peristiwa menggemparkan terjadi di Desa Klampok Lor, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak. Seorang lansia bernama Suhardi (65) yang sebelumnya dinyatakan meninggal dunia, ternyata masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat hendak dimandikan untuk proses pemakaman.
Kejadian yang berlangsung pada Selasa (2/6/2026) sore itu sontak membuat warga yang sedang melayat diliputi rasa panik, heran, sekaligus tak percaya. Pasalnya, seluruh persiapan pemakaman sudah hampir rampung dilakukan, termasuk penggalian liang kubur dan persiapan perawatan jenazah.
Kabar Duka Sudah Diumumkan Lewat Pengeras Suara
Menurut informasi yang dihimpun, Suhardi diketahui telah lama menderita sakit menahun. Kondisinya yang terus menurun membuat keluarga dan warga mengira ia telah meninggal dunia.
Kabar duka pun diumumkan melalui pengeras suara masjid setempat. Mendengar pengumuman tersebut, warga berdatangan ke rumah duka untuk melayat sekaligus membantu persiapan pemakaman.
Sejumlah warga bergotong royong menggali liang kubur, sementara keluarga menyiapkan segala kebutuhan untuk prosesi pemulasaraan jenazah sesuai tradisi yang berlaku di masyarakat.
Namun, situasi yang semula dipenuhi suasana duka mendadak berubah ketika jenazah akan dimandikan setelah waktu Magrib.
Ternyata Masih Bernapas Saat Akan Dimandikan
Kapolsek Kebonagung, Iptu Said Nu’man Murod, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa warga yang bersiap memandikan jenazah melihat adanya tanda-tanda kehidupan pada tubuh Suhardi.
“Ketika akan disucikan setelah Magrib, ternyata masih bernapas. Kemudian bidan desa dipanggil untuk memastikan kondisi dan diketahui masih ada detak jantung,” jelasnya.
Temuan tersebut membuat seluruh proses pemakaman langsung dihentikan. Warga yang semula bersiap mengantar jenazah ke pemakaman dibuat terkejut karena orang yang dikira telah meninggal ternyata masih hidup.
Tak lama kemudian, tenaga kesehatan setempat melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan memastikan bahwa Suhardi masih memiliki denyut jantung.
Pemakaman Dibatalkan, Suhardi Dirawat Kembali
Setelah dipastikan masih hidup, keluarga segera membawa Suhardi kembali ke dalam rumah untuk mendapatkan perawatan.
Dengan pendampingan tenaga kesehatan desa, kondisi Suhardi terus dipantau oleh keluarga. Sementara itu, kabar mengenai peristiwa langka tersebut dengan cepat menyebar ke berbagai daerah dan menjadi perbincangan hangat masyarakat.
Banyak pelayat mengaku tidak menyangka karena seluruh rangkaian persiapan pemakaman sudah hampir selesai dilakukan.
“Liang kubur sudah digali, warga sudah berkumpul, ternyata beliau masih hidup. Kami semua sangat kaget,” ujar salah seorang warga.
Penjelasan Medis, Bisa Terjadi Karena Fungsi Vital Sangat Lemah
Dalam dunia medis, kondisi seperti yang dialami Suhardi dapat terjadi meskipun tergolong sangat jarang.
Beberapa ahli kesehatan menjelaskan bahwa seseorang yang mengalami penurunan fungsi vital secara ekstrem terkadang memiliki denyut nadi dan pernapasan yang sangat lemah sehingga sulit terdeteksi tanpa alat medis yang memadai.
Kondisi tersebut dapat membuat seseorang tampak seperti telah meninggal dunia, padahal masih terdapat aktivitas jantung maupun pernapasan dalam tingkat yang sangat minim.
Karena itu, pemeriksaan medis secara menyeluruh menjadi langkah penting sebelum seseorang dinyatakan meninggal dunia.
Keesokan Harinya Benar-Benar Meninggal Dunia
Takdir berkata lain. Setelah sempat dinyatakan masih hidup dan dirawat kembali oleh keluarga, Suhardi akhirnya benar-benar mengembuskan napas terakhir pada Rabu (3/6/2026) pagi.
Kabar duka kembali diumumkan melalui pengeras suara musala setempat. Kali ini, setelah dipastikan oleh tenaga kesehatan, proses pemulasaraan jenazah dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Jenazah Suhardi kemudian dimakamkan oleh keluarga dan warga Desa Klampok Lor dalam suasana khidmat dan penuh doa.
Jadi Pengingat Penting bagi Masyarakat
Peristiwa yang terjadi di Desa Klampok Lor ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat tentang pentingnya memastikan kondisi medis seseorang secara akurat sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Keterlibatan tenaga kesehatan dalam proses pemeriksaan menjadi hal yang sangat penting, terutama pada pasien dengan riwayat sakit menahun atau kondisi kritis yang dapat menyebabkan tanda-tanda vital sulit terdeteksi secara kasat mata.
Kejadian tersebut juga menjadi salah satu peristiwa langka yang mengundang perhatian luas masyarakat karena terjadi ketika seluruh persiapan pemakaman sudah hampir selesai dilakukan.
***
M8/Ucp.
(Queensha Jepara, 5 Juni 2026)
- berita Demak terbaru
- berita viral Jawa Tengah
- Desa Klampok Lor
- dikira meninggal ternyata hidup
- fenomena medis langka
- kabar duka Demak
- Kebonagung Demak
- kejadian unik Demak
- lansia hidup kembali di Demak
- lansia masih bernapas saat dimandikan
- pemakaman dibatalkan
- peristiwa langka di Demak
- Suhardi Demak
- Suhardi Klampok Lor
- warga Demak heboh

Tinggalkan Balasan