Queensha.id – Jepara,
Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polres Jepara. Melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim, patroli malam intensif digelar di sejumlah wilayah rawan kriminalitas pada Rabu (10/6/2026) hingga Kamis (11/6/2026) dini hari.
Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna menekan angka kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari maupun yang sedang beristirahat.
Tim URC menyisir berbagai lokasi strategis, mulai dari pusat keramaian, jalan-jalan sepi yang rawan pembegalan, kawasan objek vital, hingga lingkungan permukiman padat penduduk.
Fokus Cegah Curas, Curat, dan Curanmor
Berbagai potensi gangguan keamanan menjadi sasaran pengawasan petugas. Di antaranya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), aksi premanisme, hingga tawuran remaja yang kerap meresahkan masyarakat.
Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Octavian Andika, menegaskan bahwa patroli tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan langsung kepada masyarakat.
“Tim URC sengaja kami turunkan untuk menyisir wilayah rawan. Fokus kami pencegahan dini agar masyarakat tetap merasa aman, baik yang masih beraktivitas malam maupun yang sedang beristirahat,” tegas AKP Octavian Andika.
Menurutnya, langkah pencegahan lebih efektif dibandingkan penindakan setelah tindak pidana terjadi. Karena itu, patroli rutin terus ditingkatkan terutama pada jam-jam yang dianggap rawan.
Polisi Gunakan Pendekatan Humanis
Selain melakukan pengawasan, petugas juga mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Anggota URC menyambangi warga yang sedang melaksanakan ronda malam serta kelompok pemuda yang masih berkumpul hingga larut malam.
Dalam kesempatan tersebut, polisi memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas agar masyarakat turut menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
Para pemuda juga diajak untuk menghindari aktivitas yang berpotensi memicu gangguan keamanan serta diminta kembali ke rumah apabila tidak memiliki keperluan penting.
Pendekatan persuasif ini dinilai mampu menciptakan hubungan yang lebih dekat antara kepolisian dan masyarakat sekaligus mencegah konflik sosial sejak dini.
Rute Patroli Diacak untuk Antisipasi Pelaku Kejahatan
AKP Octavian menjelaskan bahwa patroli malam akan terus dilakukan secara rutin dengan pola waktu dan rute yang tidak tetap.
Strategi tersebut diterapkan agar para pelaku kejahatan tidak dapat memprediksi pergerakan petugas di lapangan.
“Kami tidak akan beri ruang bagi pelaku kejahatan di Jepara. Peran masyarakat juga penting, segera laporkan jika ada hal mencurigakan,” ujarnya.
Dengan sistem patroli yang dinamis, kepolisian berharap dapat mempersempit ruang gerak para pelaku kriminal sekaligus menciptakan efek psikologis yang membuat mereka berpikir ulang sebelum melakukan aksi kejahatan.
Masyarakat Diajak Aktif Menjaga Kamtibmas
Polres Jepara menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan, keberadaan orang asing yang tidak dikenal, maupun potensi gangguan keamanan lainnya di lingkungan sekitar.
Sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Jepara.
Dengan patroli intensif yang dilakukan Tim URC Satreskrim Polres Jepara, diharapkan angka kriminalitas dapat ditekan, keamanan masyarakat semakin terjamin, serta pelaku kejahatan kehilangan ruang untuk beraksi di Bumi Kartini.
***
Queensha Jepara (Kamis, 11 Juni 2026)

Tinggalkan Balasan