Queensha.id – Jepara,

 

Kabar baik bagi masyarakat Jepara dan pengguna jalan lintas utara. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan perbaikan ruas jalan provinsi Jepara-Keling akan mulai dikerjakan pada akhir Juli 2026 dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp37 miliar.

Perbaikan akan difokuskan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan cukup parah, khususnya di wilayah Desa Kelet dan Desa Sekuro, Kecamatan Keling. Penanganan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan yang selama ini mengeluhkan kondisi ruas tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik ruas jalan Jepara-Keling pada Kamis (11/6/2026). Kunjungan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Ary Bachtiar bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi jalan sekaligus mempersiapkan pelaksanaan proyek perbaikan yang akan segera dimulai.

 

Kerusakan Jalan Dipicu Curah Hujan Tinggi

Menurut Henggar, kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Jepara-Keling dipengaruhi tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah Jepara dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah titik jalan mengalami kerusakan dan berlubang.

Sebagai langkah awal, Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pati telah melakukan penanganan sementara melalui penambalan jalan pada beberapa titik yang mengalami kerusakan.

Saat melakukan peninjauan di Kilometer 81 ruas Jepara-Keling, petugas terlihat melakukan proses perbaikan sementara dengan metode penambalan. Tahapan pekerjaan dimulai dari pembersihan permukaan jalan, pelapisan menggunakan aspal emulsi, penghamparan campuran asbuton atau Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA), hingga proses pemadatan menggunakan mesin penggilas getar.

 

Desa Kelet Dapat Anggaran Rp29,2 Miliar

Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp29,227 miliar untuk penanganan jalan di wilayah Desa Kelet, Kecamatan Keling.

Dana tersebut akan digunakan untuk membangun sekitar dua kilometer ruas jalan dengan konstruksi beton yang dinilai lebih kuat dan tahan terhadap beban kendaraan berat maupun cuaca ekstrem.

“Kalau yang di Kelet target kita nanti akhir Juli,” ujar Henggar saat meninjau lokasi.

Pembangunan dengan konstruksi beton dipilih sebagai solusi jangka panjang guna mengurangi potensi kerusakan berulang yang selama ini kerap terjadi pada ruas jalan tersebut.

 

Ruas Jalan Sekuro Diperbaiki dengan Anggaran Rp7,9 Miliar

Selain Desa Kelet, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mengalokasikan dana sebesar Rp7,9 miliar untuk memperbaiki ruas jalan di wilayah Desa Sekuro.

Perbaikan pada titik tersebut akan mencakup sekitar 750 meter jalan yang juga akan dibangun menggunakan konstruksi beton.

Menurut Henggar, proyek di Desa Sekuro saat ini telah memasuki tahap proses tender dan diharapkan dapat selesai lebih dahulu dibandingkan proyek di Desa Kelet.

“Yang di Sekuro sudah proses tender. Mudah-mudahan segera dapat terselesaikan lebih dulu,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh pekerjaan yang dilakukan pada kedua ruas tersebut menggunakan konstruksi beton agar memiliki daya tahan lebih baik.

“Dua ruas itu semuanya beton,” tegas Henggar.

 

Diusulkan Masuk Program Inpres Jalan Daerah

Selain menggunakan anggaran daerah, Pemprov Jawa Tengah juga tengah mengusulkan penanganan lanjutan ruas Jepara-Keling melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD).

Usulan tersebut saat ini sedang diakselerasi dengan dukungan Komisi V DPR RI agar mendapatkan tambahan alokasi dana dari pemerintah pusat.

“Mudah-mudahan nanti bisa dapat juga alokasi,” kata Henggar.

Jika usulan tersebut disetujui, maka perbaikan jalan Jepara-Keling berpotensi dilakukan lebih luas dan menyeluruh pada tahun-tahun mendatang.

 

Jalan Jepara-Keling Jadi Jalur Strategis Kabupaten Jepara

Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Ary Bachtiar menjelaskan bahwa ruas jalan Jepara-Keling memiliki panjang sekitar 35 kilometer. Jalan tersebut merupakan bagian dari total 69 kilometer jalan provinsi yang berada di wilayah Kabupaten Jepara.

Menurutnya, perbaikan jalan dilakukan secara bertahap karena Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga harus menangani sejumlah ruas jalan provinsi lainnya yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

“Ruas Jepara-Keling ini panjangnya 35 kilometer menjadi bagian dari 69 kilometer jalan provinsi yang ada di Kabupaten Jepara. Perbaikan jalan akan dilaksanakan secara bertahap,” ujarnya.

Ary juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas perhatian dan dukungan anggaran yang diberikan untuk peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Jepara.

“Mewakili Bapak Bupati, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur atas perhatian dan alokasi anggaran untuk perbaikan ruas jalan Jepara-Keling tahun 2026,” tuturnya.

 

Harapan Masyarakat

Perbaikan ruas jalan Jepara-Keling menjadi harapan besar bagi masyarakat, terutama pengguna jalan yang setiap hari melintas di jalur tersebut. Selain meningkatkan kenyamanan berkendara, proyek ini juga diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, distribusi barang, serta konektivitas antarwilayah di Kabupaten Jepara.

Dengan dimulainya pekerjaan pada akhir Juli 2026, masyarakat berharap kondisi jalan yang selama ini mengalami kerusakan dapat segera teratasi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan daerah.

 

***

Queensha Jepara (Jum’at, 12 Juni 2026)