Queensha.id – Edukasi Islam,

 

Dalam ajaran Islam, Allah SWT mencintai hamba-Nya yang beriman, bertakwa, jujur, sabar, dan berbuat kebaikan. Sebaliknya, terdapat sejumlah perbuatan yang sangat dibenci Allah SWT karena dapat merusak kehidupan manusia, menzalimi sesama, serta menjauhkan seseorang dari rahmat-Nya.

Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW telah memberikan petunjuk yang jelas mengenai perilaku yang harus dihindari oleh setiap Muslim.

Berikut beberapa perbuatan yang disebut sebagai perbuatan yang sangat tidak disukai Allah SWT.

 

1. Syirik atau Menyekutukan Allah

Syirik merupakan dosa terbesar dalam Islam.

Allah SWT menegaskan bahwa menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun adalah perbuatan yang sangat dibenci dan termasuk dosa yang paling berat.

Pandangan Islam

Syirik dianggap sebagai pelanggaran terhadap prinsip utama tauhid, yaitu meyakini bahwa hanya Allah SWT yang berhak disembah.

Pandangan Ulama

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa syirik adalah dosa terbesar yang menghapus nilai tauhid dan menjadi sebab utama kebinasaan manusia apabila tidak bertaubat.

 

2. Berbohong dan Berdusta

Kejujuran merupakan salah satu akhlak mulia yang sangat ditekankan dalam Islam.

Pandangan Islam

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa dusta dapat menuntun seseorang kepada kejahatan dan akhirnya menyeret ke dalam dosa yang lebih besar.

Pandangan Ulama

Imam An-Nawawi menyebutkan bahwa kebiasaan berdusta merupakan tanda rusaknya akhlak dan dapat menghilangkan kepercayaan masyarakat.

 

3. Sombong dan Merasa Paling Hebat

Kesombongan adalah sifat yang membuat seseorang meremehkan orang lain dan menolak kebenaran.

Pandangan Islam

Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang membanggakan diri secara berlebihan.

Pandangan Ulama

Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa kesombongan merupakan penyakit hati yang dapat menghancurkan amal kebaikan seseorang.

 

4. Zalim kepada Sesama

Perbuatan zalim mencakup tindakan menyakiti, merampas hak, menindas, atau berlaku tidak adil terhadap orang lain.

Pandangan Islam

Islam sangat menekankan keadilan dalam segala aspek kehidupan.

Pandangan Ulama

Syekh Yusuf Al-Qaradawi menegaskan bahwa kezaliman adalah sumber berbagai kerusakan sosial dan menjadi sebab hilangnya keberkahan hidup.

 

5. Memutus Silaturahmi

Hubungan baik dengan keluarga dan sesama manusia sangat dianjurkan dalam Islam.

Pandangan Islam

Orang yang sengaja memutus tali silaturahmi mendapat peringatan keras dalam berbagai hadis.

Pandangan Ulama

Imam Nawawi menjelaskan bahwa menjaga silaturahmi merupakan salah satu pintu datangnya rezeki dan keberkahan hidup.

 

6. Mengadu Domba dan Menyebar Fitnah

Fitnah sering kali menimbulkan perpecahan dalam keluarga, masyarakat, maupun bangsa.

Pandangan Islam

Menyebarkan berita bohong dan mengadu domba termasuk dosa yang sangat berbahaya.

Pandangan Ulama

Ibnu Hajar Al-Asqalani menyebut fitnah sebagai perbuatan yang dapat merusak persatuan dan menciptakan permusuhan berkepanjangan.

 

7. Durhaka kepada Orang Tua

Islam menempatkan penghormatan kepada orang tua pada posisi yang sangat tinggi.

Pandangan Islam

Berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban setelah beribadah kepada Allah SWT.

Pandangan Ulama

Imam Adz-Dzahabi memasukkan durhaka kepada orang tua sebagai salah satu dosa besar yang harus dihindari.

 

8. Khianat dan Ingkar Janji

Sikap amanah menjadi salah satu ciri orang beriman.

Pandangan Islam

Khianat dan mengingkari janji termasuk perilaku yang dibenci Allah SWT dan Rasul-Nya.

Pandangan Ulama

Imam Al-Ghazali menegaskan bahwa hilangnya amanah akan merusak kehidupan sosial dan kepercayaan antar manusia.

 

9. Riya atau Pamer Amal

Riya adalah melakukan ibadah atau kebaikan dengan tujuan mendapatkan pujian manusia.

Pandangan Islam

Amal yang dilakukan karena ingin dipuji dapat kehilangan nilai di sisi Allah SWT.

Pandangan Ulama

Ibnu Rajab Al-Hanbali menjelaskan bahwa riya termasuk penyakit hati yang sangat halus namun berbahaya.

 

10. Korupsi dan Memakan Harta Haram

Mengambil hak orang lain secara tidak sah merupakan tindakan yang sangat dilarang dalam Islam.

Pandangan Islam

Islam mengajarkan kejujuran dan keadilan dalam mencari nafkah.

Pandangan Ulama

Syekh Wahbah Az-Zuhaili menegaskan bahwa korupsi termasuk bentuk pengkhianatan terhadap amanah dan merugikan masyarakat luas.

 

Mengapa Allah Membenci Perbuatan Tersebut?

Menurut ajaran Islam, seluruh larangan Allah SWT bertujuan menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta manusia.

Perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah umumnya memiliki dampak negatif yang besar, baik terhadap pelaku maupun masyarakat. Kerusakan moral, konflik sosial, hilangnya kepercayaan, serta rusaknya hubungan dengan Allah SWT merupakan sebagian akibat dari perilaku tersebut.

 

Pandangan Ulama Besar Tentang Akhlak

Imam Al-Ghazali dalam berbagai karya beliau menekankan bahwa inti ajaran Islam bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga pembentukan akhlak mulia.

Menurut beliau, manusia yang paling dicintai Allah adalah mereka yang mampu menjaga hati, lisan, dan perbuatannya dari keburukan.

Sementara itu, Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah menjelaskan bahwa seluruh dosa pada dasarnya berawal dari lemahnya hubungan manusia dengan Allah SWT dan kurangnya pengendalian hawa nafsu.

 

Islam mengajarkan umatnya untuk menjauhi segala bentuk kemaksiatan dan perbuatan yang dibenci Allah SWT, seperti syirik, dusta, kesombongan, kezaliman, fitnah, durhaka kepada orang tua, khianat, riya, serta memakan harta haram.

Dengan memperbaiki akhlak dan meningkatkan ketakwaan, seorang Muslim diharapkan dapat memperoleh ridha Allah SWT, hidup lebih tenang, serta membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

 

***

Queensha Jepara, (Rabu, 17 Juni 2026).