Queensha.id – Surabaya,
Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang diklaim memperlihatkan tindakan tidak pantas yang diduga dilakukan oleh dua mahasiswa di lingkungan kampus Universitas Airlangga (Unair), Surabaya.
Video berdurasi sekitar dua menit lebih tersebut menjadi perbincangan luas di berbagai platform digital setelah diunggah dan dibagikan oleh akun @koran_gala dan sejumlah akun media sosial lainnya. Dalam narasi yang beredar, peristiwa itu disebut terjadi di salah satu ruang kelas dan diduga melibatkan dua mahasiswa.
Meski demikian, hingga kini belum terdapat keterangan resmi yang memverifikasi secara rinci isi video maupun identitas pihak-pihak yang disebut terlibat dalam rekaman tersebut.
Bermula dari Rekaman Mahasiswa Lain
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa video tersebut pertama kali direkam oleh seseorang yang berada di ruangan yang sama. Narasi yang berkembang di media sosial menyatakan bahwa perekam awalnya sedang beristirahat sebelum kemudian menyadari adanya dugaan tindakan yang dianggap tidak pantas.
Rekaman tersebut kemudian menyebar luas dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa dan civitas akademika.
Sejumlah warganet meminta agar kasus tersebut ditangani secara objektif dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari pihak kampus.
Universitas Airlangga Lakukan Pemeriksaan
Ketua Pusat Humas dan Protokol (PHMP) Unair Pulung Siswantara membenarkan adanya video tersebut. Menurutnya, pihak kampus telah menerima informasi terkait video yang beredar.
“Universitas telah menerima informasi terkait video yang beredar. Sesama mahasiswa,” kata Pulung saat dikonfirmasi.
Pulung menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada pekan lalu di salah satu ruang kelas yang berada di lingkungan kampus Unair.
“Di ruang kelas salah satu gedung kita, mbak. Sesama mahasiswa, kejadiannya minggu kemarin,” ujarnya.
Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh pihak kampus. Sementara terkait sanksi yang akan diberikan kepada kedua mahasiswa tersebut, masih dalam proses pembahasan dan belum diputuskan.
Kampus Tekankan Asas Objektivitas
Manajemen Universitas Airlangga menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran yang terjadi di lingkungan kampus akan diproses sesuai aturan, tata tertib, dan mekanisme yang berlaku.
Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh pihak memperoleh hak yang sama dalam proses klarifikasi dan pemeriksaan.
Pengamat pendidikan menilai bahwa di era media sosial saat ini, kampus harus mampu menjaga keseimbangan antara penegakan disiplin dan perlindungan terhadap asas praduga tak bersalah.
Fenomena Viral dan Tantangan Dunia Pendidikan
Kasus yang menjadi viral di media sosial sering kali menghadirkan tantangan tersendiri bagi institusi pendidikan. Di satu sisi, masyarakat menuntut transparansi dan tindakan tegas. Namun di sisi lain, proses pemeriksaan tetap harus mengedepankan fakta serta bukti yang valid.
Para ahli komunikasi digital mengingatkan masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena berpotensi menimbulkan dampak hukum maupun sosial bagi pihak-pihak yang terlibat.
Menunggu Hasil Pemeriksaan Resmi
Hingga berita ini ditulis, pihak Universitas Airlangga masih melakukan penelusuran dan pemeriksaan terkait video yang beredar. Publik diharapkan menunggu hasil investigasi resmi sebelum menarik kesimpulan atas peristiwa tersebut.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga etika, norma, dan profesionalisme di lingkungan pendidikan tinggi, sekaligus mengedepankan sikap bijak dalam menyikapi informasi yang viral di media sosial.
***
KG.

Tinggalkan Balasan