Queensha.id – Jepara,
Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Jepara menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan ratusan paket zakat fitrah kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak 612 paket beras dibagikan langsung kepada warga di sekitar Mapolres Jepara serta sejumlah pondok pesantren. Penyaluran dilakukan di Masjid Kholilurrohman pada Rabu (18/3/2026), sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat menyambut Lebaran dengan lebih layak.
Kabag SDM Polres Jepara, Karman, menegaskan bahwa zakat fitrah yang disalurkan merupakan hasil penghimpunan dari seluruh anggota kepolisian di lingkungan Polres.
“Zakat ini kami serahkan langsung kepada yang berhak menerima agar tepat sasaran. Ini bukan hanya kewajiban keagamaan, tetapi juga bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat,” ujarnya, Rabu (18/3).
Ia menjelaskan, mekanisme distribusi langsung dipilih untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan sekaligus memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pokok menjelang hari raya.
Tak hanya zakat fitrah, Polres Jepara juga secara rutin mengelola zakat mal yang dihimpun setiap bulan dan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Kolaborasi ini dinilai penting untuk menciptakan sistem distribusi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Momentum Ramadan dan menjelang Lebaran memang kerap menjadi periode yang cukup berat bagi sebagian masyarakat, terutama kelompok rentan. Kenaikan harga kebutuhan pokok dan meningkatnya konsumsi rumah tangga menjadi tantangan tersendiri.
Dalam konteks tersebut, kehadiran institusi negara melalui kegiatan sosial seperti ini dinilai mampu memberikan dampak langsung sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat dalam kegiatan sosial,” tambah Karman.
Respons positif pun datang dari warga penerima manfaat. Bantuan beras yang diterima dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya menjelang hari raya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, langkah ini menjadi simbol bahwa kebersamaan dan kepedulian tetap menjadi fondasi penting dalam menyambut hari kemenangan.
***
Sumber: Hms.
(18 Maret 2026)

Tinggalkan Balasan