Queensha.id – Jepara,

 

Kabar menggembirakan datang dari operasi pencarian dua nelayan asal Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah melaut di Perairan Bondo sejak Selasa (7/7/2026). Keduanya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Kabupaten Batang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kedua nelayan hanyut setelah perahu yang mereka gunakan mengalami kerusakan mesin saat berada di tengah laut. Akibat mesin mati, perahu tidak dapat bergerak dan terus terbawa arus hingga memasuki wilayah perairan Batang.

Beruntung, keberadaan mereka diketahui oleh nelayan setempat. Kedua nelayan kemudian dievakuasi bersama perahunya dengan cara ditarik menggunakan kapal nelayan menuju daratan.

 

Saat Ini Berada di Markas Polairud Batang

Usai dievakuasi, kedua nelayan beserta perahunya dibawa ke Markas Polisi Air dan Udara (Polairud) Batang untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Drs. Arwin Noor Isdiyanto, membenarkan informasi tersebut saat dikonfirmasi pada Sabtu (11/7/2026).

“Benar, kedua nelayan sudah ditemukan. Informasi yang kami terima, mereka hanyut karena mesin perahunya mati dan sekarang berada di Polairud Batang,” ujar Arwin.

 

Sempat Dilaporkan Hilang Setelah Melaut dari Perairan Bondo

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Jepara menerima laporan mengenai dua nelayan asal Mlonggo, Bejo dan Legiman, yang belum kembali setelah melaut menggunakan perahu AFFAN dari Perairan Bondo.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD segera berkoordinasi dengan Forum Nelayan (FORNEL) serta menyebarluaskan informasi kepada para nelayan di kawasan Jepara Utara untuk membantu proses pencarian.

Operasi pencarian pun menjadi perhatian masyarakat, mengingat kedua nelayan tidak dapat dihubungi selama beberapa hari.

 

Pengingat Penting Keselamatan Saat Melaut

Dengan ditemukannya Bejo dan Legiman dalam keadaan selamat, proses pencarian resmi membuahkan hasil yang melegakan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para nelayan untuk selalu memastikan kondisi mesin perahu dalam keadaan prima sebelum berangkat melaut. Selain itu, perlengkapan keselamatan seperti pelampung, alat komunikasi, serta peralatan darurat juga perlu dipersiapkan guna mengantisipasi gangguan teknis maupun cuaca buruk saat berada di tengah laut.

Keselamatan menjadi faktor utama dalam setiap aktivitas pelayaran, sehingga pemeriksaan rutin terhadap kondisi kapal dan mesin sangat penting dilakukan demi mengurangi risiko kecelakaan di laut.

 

***

Sumber: M8.

Penulis: Vico Rahman.