Queensha.id – Jepara,
Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan masyarakat di Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara. Sepanjang bulan Juli, sejumlah kendaraan dilaporkan hilang di beberapa desa dengan waktu kejadian yang didominasi pada dini hari.
Berdasarkan informasi yang diterima awak media, kendaraan yang menjadi sasaran pelaku tidak hanya sepeda motor jenis Honda Vario, Honda Beat, dan Honda Supra, tetapi juga sepeda ontel milik warga.
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sidigede, Desa Kalipucang Kulon, dan Desa Kendengsidialit, yang seluruhnya berada di wilayah Kecamatan Welahan.
Waktu kejadian bervariasi, mulai sekitar pukul 23.30 WIB, 01.30 WIB, 02.00 WIB hingga 02.30 WIB. Dalam kurun waktu sekitar satu minggu, sedikitnya lima kendaraan dilaporkan raib diduga digondol pelaku.
Warga Benarkan Aksi Curanmor Marak Terjadi
Salah seorang warga Desa Kalipucang Kulon, Sulistyo (36), membenarkan maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayahnya dalam beberapa hari terakhir.
“Benar, beberapa hari terakhir warga memang diresahkan dengan adanya pencurian kendaraan bermotor. Tidak hanya satu desa, tetapi sudah terjadi di beberapa desa di Kecamatan Welahan. Kejadiannya rata-rata saat dini hari ketika warga sedang terlelap tidur. Kami berharap masyarakat lebih waspada dan memastikan kendaraan dikunci ganda sebelum beristirahat,” ujar Sulistyo kepada awak media, Senin (13/7/2026).
Ia juga berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli malam dan segera mengungkap pelaku agar masyarakat kembali merasa aman.
“Kami berharap pihak kepolisian segera menangkap pelakunya. Kondisi seperti ini membuat warga khawatir, apalagi kendaraan merupakan alat transportasi utama untuk bekerja dan beraktivitas sehari-hari,” tambahnya.
Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Maraknya aksi curanmor tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan pada malam hari.
Warga diimbau menggunakan kunci ganda, memasang CCTV apabila memungkinkan, menambah penerangan di lingkungan sekitar, serta mengaktifkan kembali ronda atau sistem keamanan lingkungan (siskamling).
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai jumlah laporan yang diterima maupun perkembangan penyelidikan terkait rangkaian kasus pencurian kendaraan bermotor tersebut.
Masyarakat yang memiliki informasi terkait pelaku maupun kejadian serupa diharapkan segera melapor kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses penyelidikan dan mencegah terjadinya aksi pencurian berikutnya.
***
Sumber: Queensha Jepara.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan