Queensha.id – Jepara,
Warga Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, digegerkan dengan peristiwa terbakarnya sebuah sepeda motor di Jalan Raya Kudus–Jepara, Selasa (14/7/2026) pagi.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian pengguna jalan setelah video amatir berdurasi 16 detik beredar di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat sebuah Honda Karisma dilalap kobaran api di pinggir jalan. Asap hitam pekat membumbung ke udara, sementara api terus membesar hingga menghanguskan hampir seluruh bagian kendaraan.
Terjadi di Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan
Kapolsek Pecangaan, AKP Bambang Suroyo, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 07.30 WIB,” ujar Bambang, Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan, lokasi kejadian berada di Jalan Raya Kudus–Jepara, tepatnya di wilayah Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara.
Pengendara motor diketahui bernama Abdul Basir, warga RT 01 RW 01, Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan.
Api Muncul Saat Perjalanan ke Pasar Batealit
Menurut keterangan kepolisian, pagi itu Abdul Basir sedang mengendarai motornya menuju Pasar Batealit.
Di tengah perjalanan, pengendara lain melihat adanya kobaran api yang muncul dari sepeda motor tersebut dan segera memberi tahu Basir.
Menyadari motornya terbakar, Basir langsung menghentikan kendaraannya di pinggir jalan. Bersama warga sekitar, ia berupaya memadamkan api yang terus membesar.
“Api dapat dipadamkan sekitar 15 menit kemudian. Namun kondisi motor sudah habis terbakar,” jelas AKP Bambang Suroyo.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Abdul Basir berhasil menyelamatkan diri sebelum api menghanguskan seluruh kendaraan.
Penyebab Masih Diselidiki
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran sepeda motor tersebut.
Polisi belum dapat memastikan apakah kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, kebocoran bahan bakar, atau faktor lainnya.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mengaku panik saat melihat kobaran api semakin besar.
Salah seorang warga mengatakan, awalnya banyak orang hanya menyaksikan dari kejauhan karena khawatir api semakin membesar.
“Dari tadi kok nggak ada yang siram pakai air, ya? Mungkin warga takut mendekat karena apinya sudah besar dan khawatir motornya meledak. Setelah beberapa saat, baru ada warga yang berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ujar seorang warga di sekitar lokasi kejadian.
Warga lainnya berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi para pengendara agar rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama instalasi kelistrikan dan saluran bahan bakar.
“Kalau melihat ada motor mengeluarkan asap atau api, sebaiknya segera berhenti dan minta bantuan. Keselamatan pengendara jauh lebih penting daripada menyelamatkan kendaraannya,” tutur warga.
Peristiwa ini sempat menyebabkan pengguna jalan memperlambat laju kendaraan untuk melihat kejadian, namun arus lalu lintas di lokasi tetap dapat dilalui dan kembali normal setelah api berhasil dipadamkan.
***
Sumber: Isj.

Tinggalkan Balasan