Queensha.id – Jepara,
Suasana khidmat malam takbiran mendadak berubah menjadi kepanikan di Desa Tunahan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Sebuah rumah milik warga dilaporkan terbakar hebat pada Jumat (20/3/2026) malam, saat gema takbir tengah berkumandang.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.36 WIB itu menghanguskan rumah milik Ahmad Riyanto (34). Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan berukuran kurang lebih 6×6 meter persegi, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri sekaligus membantu proses pemadaman.
Dugaan sementara, kobaran api dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di dalam rumah. Percikan api yang tidak terkendali dengan cepat menyambar bagian bangunan yang mudah terbakar, hingga akhirnya api membesar dalam waktu singkat.
Petugas pemadam kebakaran dari Satpol PP dan Damkar Jepara yang menerima laporan segera terjun ke lokasi. Dengan mengerahkan satu unit armada, petugas berjibaku memadamkan api yang terus membesar di tengah malam.
“Laporan kami terima sekitar pukul 23.36 WIB, dan api berhasil dipadamkan kurang lebih pukul 24.00 WIB,” ujar Kepala Satpol PP dan Damkar Jepara, Edy Marwoto.
Proses pemadaman berlangsung dramatis selama kurang lebih 30 menit. Berkat kesigapan petugas dan bantuan warga, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, peristiwa ini menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp30 juta.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik, terutama saat momentum hari besar seperti Idul Fitri, di mana aktivitas penggunaan listrik meningkat.
Di tengah gema takbir yang seharusnya membawa kebahagiaan, insiden ini justru menyisakan duka dan kepedihan bagi korban. Warga pun diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
***

Tinggalkan Balasan