Queensha.id – Jepara,
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar atau yang akrab disapa Gus Hajar, meninjau langsung pelaksanaan daftar ulang siswa Sekolah Rakyat yang dipusatkan di kawasan Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Jumat (31/7/2026) pagi.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik, administrasi, dan mental para calon siswa beserta orang tua sebelum dimulainya program pendidikan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Jepara.
Dalam sambutannya, Gus Hajar menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan tanpa memandang kondisi ekonomi keluarga.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jepara, ini merupakan program prioritas untuk menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Pendidikan harus bisa diakses semua golongan, tidak hanya untuk orang-orang kaya,” ujar Gus Hajar, dalam keterangan yang diterima awak, Jum’at (31/7/2026).
Antusiasme Masyarakat Tinggi, Pendaftar SMP Membludak
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsospermasdes) Kabupaten Jepara, Muh Ali, S.Kep., Ns., menjelaskan bahwa minat masyarakat terhadap Sekolah Rakyat terus meningkat.
Melalui penyisiran bersama pemerintah desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, jumlah calon siswa jenjang SD meningkat dari semula 66 menjadi 90 anak.
Sementara itu, jenjang SMP justru mengalami kelebihan pendaftar hingga 160 siswa. Karena kapasitas hanya tersedia untuk 90 peserta didik, proses seleksi dilakukan secara ketat dengan memprioritaskan keluarga dalam kategori ekonomi paling rendah.
Adapun jenjang SMA mencatat sebanyak 93 pendaftar. Seluruh sarana dan prasarana ditargetkan rampung paling lambat 20 Agustus 2026 sesuai jadwal yang telah disepakati bersama kementerian terkait.
Abdul Wachid: Sekolah Rakyat Jepara Jadi Salah Satu yang Terlengkap
Pada kesempatan yang sama, Anggota DPR RI H. Abdul Wachid menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat di Jepara telah mencapai hampir 100 persen.
Menurutnya, dibandingkan dengan lebih dari seratus lokasi Sekolah Rakyat di Indonesia, fasilitas di Jepara termasuk yang paling luas dan lengkap.
“Sekolah rakyat ini disiapkan dengan fasilitas yang sangat lengkap bagi anak-anak fakir miskin ekstrem yang selama ini kesulitan memperoleh akses pendidikan,” kata Abdul Wachid.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian terkait agar peresmian Sekolah Rakyat Jepara nantinya dapat dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Pendanaan dari Efisiensi Anggaran Negara
Abdul Wachid menegaskan bahwa pembiayaan program Sekolah Rakyat berasal dari kebijakan efisiensi anggaran negara yang digagas pemerintah pusat sehingga tidak mengurangi alokasi wajib sebesar 20 persen anggaran pendidikan dalam APBN.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jepara juga telah menyiapkan tambahan lahan seluas sekitar 6 hektare sebagai langkah antisipasi apabila di masa mendatang diperlukan pengembangan fasilitas pendidikan tersebut.
Diharapkan Meningkatkan Kualitas SDM Jepara
Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Jepara, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program ini juga diproyeksikan berjalan selaras dengan berbagai kebijakan pemerintah lainnya, seperti Program Makan Bergizi Gratis dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
***
(Diskominfo Jepara/MRF)
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan