Queensha.id – Kuliner Nusantara,
Sambal merupakan pelengkap makanan yang hampir tidak pernah absen di meja makan masyarakat Indonesia. Di Pulau Jawa, setiap daerah memiliki racikan sambal dengan karakteristik rasa yang berbeda, mulai dari pedas segar, gurih, hingga manis legit.
Keunikan tersebut menjadikan sambal sebagai bagian penting dari kekayaan kuliner Nusantara yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Berikut 10 jenis sambal terpopuler di Pulau Jawa beserta daerah asal dan resep sederhananya.
1. Sambal Terasi – Cirebon, Jawa Barat
Cita rasa gurih dari terasi bakar berpadu dengan pedas cabai.
Bahan:
- 10 cabai rawit
- 5 cabai merah
- 2 tomat
- 1 sdt terasi bakar
- Garam dan gula
Cara membuat: Goreng semua bahan kecuali garam dan gula, lalu ulek hingga halus.
2. Sambal Dadak – Sunda, Jawa Barat
Sambal segar yang dibuat tanpa ditumis.
Bahan:
- Cabai rawit
- Bawang merah
- Tomat hijau
- Terasi bakar
- Garam
- Kencur
Cara membuat: Ulek semua bahan hingga kasar dan sajikan langsung.
3. Sambal Gandaria – Bogor dan Jawa Barat
Memiliki rasa pedas berpadu asam segar dari buah gandaria.
Bahan:
- Gandaria muda
- Cabai rawit
- Cabai merah
- Bawang merah
- Terasi
- Garam
Cara membuat: Goreng cabai dan bawang, ulek bersama terasi, lalu masukkan irisan gandaria.
4. Sambal Brambang Asem – Solo, Jawa Tengah
Perpaduan bawang merah dan asam jawa menghasilkan rasa segar dan sedikit manis.
Bahan:
- Bawang merah
- Cabai rawit
- Asam jawa
- Gula merah
- Garam
Cara membuat: Ulek seluruh bahan hingga halus.
5. Sambal Trancam – Klaten dan Solo
Sambal khas yang dicampur kelapa parut dan sayuran segar.
Bahan:
- Kelapa parut
- Cabai
- Bawang putih
- Terasi
- Daun kemangi
Cara membuat: Ulek bumbu lalu campur bersama kelapa dan sayuran.
6. Sambal Bajak – Jawa Tengah
Memiliki rasa pedas manis dengan warna merah gelap.
Bahan:
- Cabai merah
- Cabai rawit
- Bawang merah
- Bawang putih
- Terasi
- Gula merah
Cara membuat: Tumis seluruh bahan lalu haluskan.
7. Sambal Bawang – Surabaya, Jawa Timur
Salah satu sambal paling populer sebagai pelengkap ayam penyet dan bebek goreng.
Bahan:
- Cabai rawit merah
- Bawang putih
- Bawang merah
- Garam
- Minyak panas
Cara membuat: Ulek cabai bersama bawang, lalu siram minyak panas.
8. Sambal Pencit – Surabaya dan Madura
Menggunakan mangga muda sehingga rasanya pedas dan segar.
Bahan:
- Mangga muda
- Cabai rawit
- Terasi
- Garam
- Gula
Cara membuat: Ulek sambal lalu campurkan irisan mangga muda.
9. Sambal Tumpang – Kediri, Jawa Timur
Terbuat dari tempe semangit dengan kuah santan gurih.
Bahan:
- Tempe semangit
- Santan
- Cabai
- Bawang
- Daun salam
Cara membuat: Tumis bumbu, masukkan tempe, tambahkan santan lalu masak hingga mengental.
10. Sambal Petis – Sidoarjo, Jawa Timur
Memiliki cita rasa gurih manis dari petis udang.
Bahan:
- Petis udang
- Cabai rawit
- Bawang putih
- Gula merah
- Air hangat
Cara membuat: Ulek semua bahan hingga tercampur rata.
Sambal Tradisional Tetap Digemari
Meski kini banyak sambal instan beredar di pasaran, sambal tradisional khas Pulau Jawa tetap menjadi favorit masyarakat. Selain menggunakan bahan alami, setiap daerah memiliki resep turun-temurun yang menghadirkan cita rasa autentik dan menjadi identitas kuliner masing-masing wilayah.
Tak heran jika berbagai jenis sambal tersebut masih sering disajikan sebagai pelengkap nasi hangat, ayam goreng, ikan bakar, tempe, tahu, hingga aneka sayur tradisional. Keberagaman sambal ini sekaligus menjadi bukti bahwa kuliner Nusantara memiliki kekayaan rasa yang patut dilestarikan.
***
Sumber: BS.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan