Queensha.id – Jepara,
Tim Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) bertajuk “Jepara Bhavana” melaksanakan berbagai program pengabdian masyarakat yang berfokus pada pelestarian lingkungan, kesehatan, dan penguatan ekonomi kreatif di Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara.
Kegiatan yang berlangsung sejak akhir Juli hingga awal Agustus 2026 tersebut melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, serta masyarakat setempat sebagai upaya mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.
Tanam 230 Pohon untuk Cegah Abrasi
Sebagai bagian dari program mitigasi bencana pesisir, Tim KKN-PPM UGM menanam 80 bibit mangrove dan 20 pohon cemara di kawasan Pantai Ujung Piring pada Jumat (31/7/2026).
Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penanaman 130 pohon cemara di sepanjang Sungai Mlonggo, Desa Jambu. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi dampak abrasi yang selama ini menjadi kendala bagi para nelayan saat beraktivitas di kawasan pelabuhan perahu.
Perwakilan Tim KKN-PPM UGM, Muhammad Anis Husein, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut sangat tinggi.
“Respon warga sangat baik, khususnya di Sungai Mlonggo karena lokasi tersebut dekat dengan pelabuhan perahu. Adanya abrasi sangat mengganggu nelayan, sehingga penanaman ini diharapkan membantu nelayan agar bisa terus melaut,” ujarnya, Jum’at (31/7) yang diterima awak media.
Kegiatan penanaman diikuti sekitar 30 mahasiswa dan 30 warga, serta turut dihadiri unsur Kecamatan Mlonggo, Polsek, Koramil, dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Gelar Jalan Sehat, Lomba Mewarnai, dan Cek Kesehatan Gratis
Tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, Tim KKN-PPM UGM juga mengadakan berbagai kegiatan sosial di Balai Desa Karanggondang pada Sabtu (1/8/2026).
Agenda tersebut meliputi jalan sehat bersama masyarakat, lomba mewarnai bagi siswa SD kelas 1 hingga 3, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Dalam kegiatan kesehatan tersebut, panitia menyediakan sekitar 300 strip pemeriksaan gula darah yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara cuma-cuma sebagai bentuk edukasi dan deteksi dini kondisi kesehatan.
Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Workshop Pemasaran
Di bidang ekonomi, Tim KKN-PPM UGM bekerja sama dengan Dekranasda dan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan workshop strategi pemasaran sederhana bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha lokal dalam memasarkan produk secara lebih efektif sehingga mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing.
Pemerintah Desa Apresiasi Program KKN UGM
Petinggi Desa Karanggondang, H. Ali Ronzi, Ach., S.E., menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang dijalankan mahasiswa UGM di desanya.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN memberikan manfaat nyata, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemanfaatan teknologi, hingga penyusunan profil desa.
“Kami sangat mendukung, karena kehadiran KKN ini membawa banyak progres dan keuntungan untuk desa kami, baik dari sisi teknologi maupun ilmu. Kami bahkan dibantu membuat profil desa untuk lomba desa,” ungkapnya.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Desa Karanggondang dan Universitas Gadjah Mada dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pembangunan desa yang berkelanjutan.
***
(Diskominfo Jepara/MRF)

Tinggalkan Balasan