Queensha.id – Jepara,

 

Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar dan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Jepara meresmikan Pojok Pelangi Kartini, Senin (10/8/2026).

Peresmian tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Jepara yang berlangsung di Pendopo R.A. Kartini.

Pojok Pelangi Kartini dihadirkan sebagai ruang ramah anak yang dapat dimanfaatkan untuk belajar, membaca, bermain, hingga mengembangkan kreativitas dan imajinasi anak-anak. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi ruang edukatif sekaligus rekreatif bagi keluarga yang berkunjung ke Pendopo Kabupaten Jepara.

 

 

Pendopo Kabupaten Jepara Milik Masyarakat

Dalam sambutannya, Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan bahwa Pendopo Kabupaten Jepara merupakan ruang publik yang terbuka bagi seluruh masyarakat.

“Pendopo Kabupaten Jepara ini bisa diakses siapa saja. Ini milik masyarakat. Dari anak-anak sampai dewasa bisa berkunjung,” ujar Witiarso, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, berbagai fasilitas yang tersedia di lingkungan pendopo, termasuk Pojok Pelangi Kartini dan Museum Kartini, merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan ruang publik yang memiliki nilai sejarah, edukasi, sekaligus menjadi tempat rekreasi keluarga.

 

 

Program PKK Harus Selaras dengan Pembangunan Daerah

Pada kesempatan tersebut, Witiarso juga meminta agar seluruh program dan kegiatan PKK terus disinergikan dengan agenda pembangunan Kabupaten Jepara.

Menurutnya, sinergi antarlembaga sangat penting agar setiap program benar-benar memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Program dan kegiatan PKK perlu disinergikan dengan agenda pembangunan daerah sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” katanya.

 

 

PKK Diminta Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah

Selain membahas penguatan keluarga, Bupati Jepara juga menitipkan pesan khusus kepada jajaran TP PKK Kabupaten Jepara agar menjadi motor penggerak masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Ia menilai persoalan sampah kini menjadi tantangan serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Saya titip pesan, PKK Jepara ayo kita gerakkan untuk memilah sampah. Karena sampah sudah sangat krusial,” tegasnya.

Witiarso menjelaskan bahwa kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah merupakan langkah penting untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Sampah yang dikirim ke TPA seharusnya hanya berupa residu yang sudah tidak memiliki nilai guna.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran PKK di tingkat kecamatan yang mulai menyediakan tempat sampah terpilah sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

“Ini sangat penting. Karena yang dibawa ke TPA adalah residu yang tidak bisa diapakan lagi,” jelasnya.

 

 

PKK Didorong Terus Berinovasi

Bupati Witiarso berharap TP PKK Kabupaten Jepara terus menjadi organisasi yang dekat dengan masyarakat serta mampu menghadirkan berbagai inovasi yang menjawab kebutuhan keluarga.

“Teruslah bergerak, jangan takut berinovasi, dan jangan kehilangan kedekatan dengan masyarakat,” pesannya.

Menurutnya, keberhasilan PKK tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

“Karena ukuran keberhasilan PKK adalah seberapa jauh kegiatan itu membawa manfaat bagi keluarga,” imbuhnya.

 

 

Ketua TP PKK: Pojok Pelangi Kartini untuk Anak dan Keluarga

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jepara Laila Saidah Witiarso berharap Pojok Pelangi Kartini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang belajar dan bermain bagi anak-anak.

“Hari ini Pojok Pelangi Kartini telah diresmikan. Kami berharap dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh anak dan keluarga,” ujarnya.

Selain menghadirkan ruang ramah anak, TP PKK Kabupaten Jepara juga terus mengembangkan berbagai program pelestarian lingkungan.

Salah satunya melalui Pokja III yang menginisiasi Bank Sampah Kartini, sebagai upaya membangun budaya memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Menurut Laila, program tersebut tidak hanya membantu mengurangi persoalan sampah, tetapi juga memberikan edukasi mengenai manfaat ekonomi dari sampah yang masih memiliki nilai jual.

“Di Pokja III, kita mengembangkan Bank Sampah Kartini untuk membangun kebiasaan memilah dan mengelola sampah sekaligus mengenalkan manfaat ekonomi dari sampah yang masih memiliki nilai guna,” katanya.

 

 

Wujud Komitmen Membangun Keluarga Berkualitas

Melalui berbagai inovasi tersebut, TP PKK Kabupaten Jepara diharapkan semakin berperan sebagai penggerak masyarakat dalam memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta menciptakan ruang tumbuh yang aman, nyaman, dan positif bagi anak-anak.

Peresmian Pojok Pelangi Kartini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Jepara bersama TP PKK untuk menghadirkan ruang publik yang inklusif, ramah anak, serta mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, cerdas, dan peduli lingkungan.

 

***

Sumber: Diskominfo Jepara.

Penulis: Vico Rahman.