Queensha.id – Jepara,
Keceriaan anak-anak berpadu dengan nilai-nilai keislaman dalam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di KB PAUD Ratu Shima, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Sejak pagi, suasana di Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Jepara dipenuhi tawa dan semangat belajar. Anak-anak mengikuti lomba menata sesuai gambar, sebuah metode edukatif yang dirancang untuk melatih konsentrasi, kreativitas, hingga motorik halus.
Dari hasil penilaian, Arshyla Quinnsha Qiana Qalesya atau Achio berhasil meraih Juara 3. Sementara posisi Juara 1 dan 2 masing-masing diraih oleh Fadhi dan Sasya. Namun di balik podium kemenangan, tersimpan pesan yang lebih besar: proses belajar jauh lebih penting dibanding hasil akhir.
Orang Tua Soroti Nilai, Bukan Sekadar Prestasi
Ibunda Achio, Elisa Fitriana Prihandari, menegaskan bahwa keberhasilan anak bukan semata soal piala.
“Yang terpenting bukan juaranya, tapi bagaimana anak belajar percaya diri, mengenal agama, dan menikmati prosesnya,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi jembatan penting antara pendidikan di sekolah dan peran orang tua di rumah.
Sekolah Tegaskan Misi Pendidikan Karakter
Pihak sekolah menekankan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj bukan hanya mengenalkan sejarah, tetapi juga menanamkan nilai inti dalam Islam, khususnya tentang shalat.
“Anak-anak diajak memahami makna ibadah dengan cara yang menyenangkan. Prestasi hanyalah bonus, karakter adalah tujuan utama,” ungkap wali kelas.
Didukung para guru seperti Bu Elis, Bu Yani, dan Bu Asrikah, kegiatan ini dirancang untuk membentuk keberanian, kemandirian, dan rasa percaya diri anak sejak dini.
Lebih dari Sekadar Perayaan
Peringatan Isra’ Mi’raj di KB PAUD Ratu Shima membuktikan bahwa pendidikan tidak harus kaku. Dengan pendekatan yang kreatif dan penuh kasih, nilai-nilai keimanan dapat ditanamkan tanpa menghilangkan dunia bermain anak.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa investasi terbesar dalam pendidikan bukan hanya pada kecerdasan akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan karakter generasi masa depan.
***
(Redaksi: Queensha Jepara | 24 Maret 2026)

Tinggalkan Balasan