Queensha.id – Edukasi Kesehatan,

 

Hampir setiap orang pernah merasakan berat membuka mata saat alarm berbunyi di pagi hari. Rasanya ingin kembali menarik selimut dan melanjutkan tidur. Kondisi tersebut sebenarnya merupakan hal yang umum terjadi, namun jika berlangsung terus-menerus bisa menjadi tanda pola hidup yang kurang sehat.

Para ahli menjelaskan bahwa rasa malas saat bangun pagi dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kurang tidur, kualitas tidur yang buruk, stres, kelelahan fisik, hingga kebiasaan menggunakan ponsel sebelum tidur. Selain itu, tubuh juga memiliki jam biologis (ritme sirkadian) yang mengatur kapan seseorang merasa mengantuk maupun terjaga.

Apabila seseorang sering tidur terlalu larut, tubuh belum menyelesaikan siklus tidurnya ketika alarm berbunyi. Akibatnya muncul rasa lemas, mengantuk, dan kehilangan motivasi untuk memulai aktivitas.

 

Mengapa Bangun Pagi Terasa Berat?

Beberapa penyebab yang paling sering dialami masyarakat antara lain:

  • Tidur kurang dari 7–9 jam setiap malam.
  • Terlalu sering begadang.
  • Bermain ponsel sebelum tidur sehingga cahaya layar mengganggu produksi hormon melatonin.
  • Mengalami stres atau tekanan pekerjaan.
  • Kurang berolahraga.
  • Pola makan tidak sehat.
  • Kamar tidur terlalu panas atau terlalu terang.
  • Memiliki gangguan tidur tertentu, seperti insomnia atau sleep apnea.

Jika penyebab tersebut tidak diperbaiki, produktivitas seseorang dapat menurun, konsentrasi berkurang, bahkan meningkatkan risiko berbagai penyakit.

 

 

10 Tips Bangun Pagi Bikin Semangat

1. Tidur Lebih Awal

Biasakan tidur pada jam yang sama setiap malam agar tubuh memiliki ritme tidur yang teratur.

2. Hindari Bermain Ponsel Sebelum Tidur

Matikan ponsel setidaknya 30–60 menit sebelum tidur agar kualitas istirahat lebih baik.

3. Pasang Alarm Jauh dari Tempat Tidur

Cara ini memaksa tubuh untuk bangun dan berjalan mematikan alarm sehingga tidak mudah tertidur kembali.

4. Minum Air Putih Setelah Bangun

Segelas air putih membantu menghidrasi tubuh setelah tidur semalaman dan membuat tubuh lebih segar.

5. Buka Jendela atau Cari Sinar Matahari

Paparan sinar matahari pagi membantu tubuh menghentikan produksi hormon tidur dan meningkatkan energi.

6. Lakukan Peregangan Ringan

Gerakan sederhana selama 5–10 menit mampu melancarkan peredaran darah serta mengurangi rasa kaku pada tubuh.

7. Jangan Menekan Tombol Snooze Berkali-kali

Kebiasaan ini justru membuat tubuh semakin mengantuk karena siklus tidur kembali dimulai.

8. Sarapan Bergizi

Pilih makanan yang mengandung protein, serat, dan karbohidrat kompleks agar energi bertahan lebih lama.

9. Tentukan Tujuan Hari Itu

Membuat daftar aktivitas sejak pagi dapat meningkatkan motivasi dan semangat menjalani hari.

10. Berdoa dan Bersyukur

Mengawali hari dengan doa serta rasa syukur membantu menciptakan pikiran yang lebih positif dan tenang.

 

Bangun Pagi Membawa Banyak Manfaat

Orang yang terbiasa bangun pagi umumnya memiliki waktu lebih banyak untuk berolahraga, sarapan dengan tenang, merencanakan pekerjaan, hingga meningkatkan produktivitas. Kebiasaan ini juga berpengaruh terhadap kesehatan mental karena tubuh memiliki ritme yang lebih stabil.

Meski demikian, bangun pagi bukan berarti harus mengurangi waktu tidur. Yang terpenting adalah memenuhi kebutuhan tidur berkualitas agar tubuh mendapatkan waktu pemulihan yang cukup.

Dengan menerapkan pola hidup sehat dan disiplin menjaga jam tidur, rasa malas saat bangun pagi perlahan akan berkurang. Tubuh menjadi lebih segar, pikiran lebih fokus, dan aktivitas sehari-hari dapat dijalani dengan penuh semangat.

 

***

Sumber: Queensha Jepara.

Penulis: Vico Rahman.