Queensha.id – Jepara,

 

Seorang nelayan bernama Sakim (65) dilaporkan hilang di perairan Mahbang, Kabupaten Jepara, setelah terjun ke laut untuk menyelamatkan rekannya yang terpental dari perahu akibat diterjang gelombang tinggi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Hingga Senin (31/8/2026), korban belum ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sakim bersama rekannya, Reza Pradana, berangkat melaut dari Pantai Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, pada Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB.

Keduanya menggunakan perahu berukuran sekitar 4 GT untuk mencari cumi di perairan Mahbang dengan menggunakan alat tangkap pancing cumi.

Saat berada di lokasi penangkapan dengan kedalaman sekitar 27 depa, kondisi cuaca mendadak berubah. Gelombang tinggi disertai cuaca buruk menghantam kawasan perairan tersebut ketika keduanya tengah beraktivitas di atas perahu.

Akibat hantaman ombak besar, Reza Pradana terpental ke laut. Melihat rekannya jatuh, Sakim tanpa ragu langsung membawa seutas tali dan terjun ke laut untuk memberikan pertolongan.

Setelah berhasil mendekati Reza, Sakim meminta rekannya segera bergerak menuju perahu dengan memanfaatkan tali yang dibawanya. Saat itu posisi Reza berada di depan, sedangkan Sakim berada di belakang.

Namun ketika Reza berhasil mendekati perahu dan menoleh ke belakang, Sakim sudah tidak terlihat. Reza kemudian berupaya mencari korban di sekitar lokasi, tetapi pencarian awal tersebut belum membuahkan hasil.

Saat dinyatakan hilang, Sakim diketahui mengenakan kaos lengan panjang berwarna biru dan celana training hitam.

Diketahui, perjalanan dari perairan Mahbang menuju perairan Bandungharjo memerlukan waktu sekitar dua jam. Saat kejadian, kondisi laut dilaporkan mengalami gelombang tinggi sehingga menyulitkan proses pencarian.

Sakim dan Reza juga diketahui telah sekitar satu bulan merantau ke Bandungharjo untuk bekerja sebagai nelayan pencari cumi.

Tim Gabungan Sisir Perairan Jepara

Upaya pencarian terhadap Sakim terus dilakukan oleh berbagai unsur terkait. Pada Senin (31/8/2026), pencarian dipusatkan dari Pantai Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, dengan menyisir area yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat.

Anggota JRC Jepara Rescue turut diterjunkan dalam operasi pencarian. Personel yang terlibat di antaranya Sahrony, Arwani, dan Saropi.

Sahrony mengatakan pihaknya membantu melakukan penyisiran dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.

“Penyisiran dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca, situasi perairan, serta keselamatan seluruh personel yang terlibat,” ujar Sahrony.

Selain melakukan penyisiran di laut, tim gabungan juga telah melakukan pengecekan lokasi kejadian, meminta keterangan para saksi, berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Jepara, serta melaporkan perkembangan pencarian kepada pimpinan.

Hingga Senin (31/8/2026), Sakim masih berstatus dalam pencarian. Tim gabungan terus berupaya menemukan korban dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keamanan operasi di perairan.

Diharapkan proses pencarian dapat segera membuahkan hasil sehingga Sakim dapat ditemukan dan dipertemukan kembali dengan keluarganya.

 

***

Sumber: Amin/Skandal.