Queensha.id – Jepara,

 

Kebakaran lahan bambu terjadi di Desa Lebuawu, RT 01, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Kamis (3/9/2026) sore. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh pembakaran sampah yang tidak terkendali hingga api merambat ke area bambu di sekitarnya.

Beruntung, respons cepat petugas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jepara berhasil mengendalikan kobaran api sebelum meluas ke area lain maupun permukiman warga.

Berdasarkan laporan petugas, informasi kejadian diterima pada pukul 16.32 WIB. Tim dari Pos Damkar Kalinyamatan kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.40 WIB.

Petugas berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 17.10 WIB.

Lahan bambu yang terbakar diperkirakan seluas 10 x 20 meter. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara nilai kerugian material masih belum dapat ditaksir.

Dalam penanganan kejadian ini, dua personel Damkar diterjunkan, yakni M. Taufik dan Jujuk, dengan menggunakan satu unit mobil suplai Pos Damkar Kalinyamatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi sehingga api membesar dan menjalar ke lahan bambu.

 

Damkar Jepara Imbau Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membersihkan lahan maupun membakar sampah, terutama pada musim kemarau ketika kondisi vegetasi mudah terbakar.

Ia meminta masyarakat menghindari pembakaran sampah secara terbuka. Jika memang terpaksa dilakukan, api harus selalu diawasi hingga benar-benar padam dan dipastikan tidak ada bara yang dapat memicu kebakaran.

Selain itu, warga diharapkan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila melihat adanya kobaran api agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan mencegah kebakaran meluas.

Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan serta tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko kebakaran lahan maupun permukiman di Kabupaten Jepara.

 

***

Sumber: Damkar Jepara.

Penulis: Vico Rahman.