Queensha.id – Olahraga,
Persijap Jepara siap memulai perjuangannya di kompetisi BRI Super League 2026/2027 dengan menghadapi tuan rumah Madura United pada laga pembuka musim. Meski menjalani persiapan lebih singkat dibanding sejumlah kontestan lain, Pelatih Juan Cortes optimistis Laskar Kalinyamat mampu membawa pulang hasil positif dari Pamekasan.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Minggu, 6 September 2026, pukul 19.00 WIB. Duel ini menjadi ujian awal bagi Persijap setelah kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Juan Cortes: Persijap Datang dengan Motivasi Tinggi
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan seluruh pemain dalam kondisi siap bertanding dan memiliki motivasi tinggi menghadapi laga perdana.
Meski mengakui waktu persiapan tim lebih singkat dibanding lawan-lawannya, Juan Cortes menyebut perkembangan skuad terus menunjukkan tren positif, baik dari sisi kondisi fisik maupun pemahaman taktik.
“Tim sudah siap dan sangat termotivasi untuk pertandingan pertama kami. Kami tahu persiapan kami dimulai lebih lambat dibanding tim lain, jadi kami masih membangun kondisi fisik dan pemahaman taktis kami langkah demi langkah,” ujar Juan Cortes, Jumat (4/9/2026).
Ia juga memberikan apresiasi atas kerja keras para pemain selama menjalani latihan dalam beberapa pekan terakhir.
Menurutnya, kekompakan dan semangat juang menjadi modal utama Persijap untuk mencuri poin di kandang Madura United.
“Saya sangat senang dengan sikap dan komitmen para pemain selama beberapa minggu ini. Sekarang kompetisi telah dimulai, dan kami harus bertanding sejak menit pertama, tetap bersatu sebagai tim, dan berjuang untuk meraih hasil positif melawan Madura United,” tambahnya.
Waspadai Kekuatan Madura United
Juan Cortes menyadari laga tandang pertama musim ini tidak akan mudah. Madura United dinilai sebagai salah satu tim kuat yang memiliki kualitas pemain serta persiapan lebih matang.
Selain bermain di hadapan pendukung sendiri, Laskar Sappe Kerrab juga dikenal memiliki permainan menyerang yang berbahaya.
“Kami menghormati lawan kami, karena Madura adalah tim bagus dengan pelatih yang bagus dan tentu akan sulit bermain di sana. Mereka punya lebih banyak waktu untuk mempersiapkan segalanya, tetapi kami percaya pada kerja keras kami dan pada tim kami,” katanya.
Transisi Cepat Jadi Ancaman
Pelatih berusia 42 tahun tersebut mengingatkan anak asuhnya agar tidak lengah menghadapi kecepatan serangan Madura United.
Menurutnya, lawan sangat efektif memanfaatkan situasi transisi dari bertahan ke menyerang.
Karena itu, pemain Persijap diminta tetap fokus menjaga organisasi permainan dan tidak memberikan ruang kepada pemain lawan.
“Madura United adalah tim yang kuat dan berpengalaman dengan pemain-pemain yang berbahaya, terutama dalam situasi transisi dan menyerang. Kami tahu mereka bisa menghukum Anda jika Anda kehilangan konsentrasi atau memberi mereka terlalu banyak ruang,” jelas Juan Cortes.
Disiplin Jadi Kunci Persijap
Menghadapi pertandingan pembuka musim, Juan Cortes menegaskan bahwa Persijap telah mempelajari permainan Madura United secara mendalam.
Namun, ia menilai hal terpenting bukan hanya memahami kekuatan lawan, melainkan menjaga konsistensi permainan tim sendiri selama 90 menit.
Organisasi permainan yang rapi, disiplin, dan intensitas tinggi disebut sebagai kunci untuk mengimbangi permainan tuan rumah.
“Kami telah menganalisis mereka dengan cermat dan kami tahu di mana kami harus waspada, tetapi bagi saya hal terpenting adalah fokus pada diri sendiri: tetap terorganisasi, bertanding dengan intensitas tinggi, dan disiplin penuh selama 90 menit.”
Ia menambahkan, Persijap tetap menghormati kualitas Madura United, tetapi timnya juga memiliki keyakinan besar mampu memberikan kejutan pada laga pembuka musim ini.
Momentum Awal Bangun Kepercayaan Diri
Laga perdana BRI Super League 2026/2027 menjadi momen penting bagi kedua tim untuk mengawali kompetisi dengan hasil maksimal.
Bagi Persijap Jepara, mencuri poin di kandang Madura United akan menjadi modal berharga untuk membangun kepercayaan diri dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
Dukungan masyarakat Jepara pun diharapkan menjadi tambahan semangat bagi Laskar Kalinyamat agar mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah di kompetisi sepak bola nasional.
***
(Sumber: Bola.com/Liputan6)

Tinggalkan Balasan