Queensha.id – Jepara,

 

Masyarakat Kabupaten Jepara, khususnya warga Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri, bersiap menyambut Haul ke-31 KH Abdul Hadi, seorang ulama kharismatik sekaligus tokoh penyebaran Islam di Jepara.

Kegiatan tersebut akan diselenggarakan di Masjid Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, pada Sabtu, 19 September 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Rangkaian acara meliputi Khotmil Qur’an bil ghaib, tahlil, serta pengajian umum yang akan disampaikan oleh KH Charis Rohman, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara.

 

Mengenang Sosok Ulama Kharismatik Jepara

KH Abdul Hadi merupakan ulama yang lahir di Desa Tengguli pada tahun 1912. Beliau dikenal sebagai sosok yang berperan besar dalam mengembangkan pendidikan Islam dan dakwah di wilayah Jepara.

Beliau merupakan putra dari Mbah Abdullah Marhaban, seorang pedagang emas sekaligus pendakwah, dan Ibu Asifah. Dalam perjalanan hidupnya, KH Abdul Hadi menimba ilmu agama hingga memiliki sanad keilmuan dari Pesantren Roudlatut Tholibin Rembang.

KH Abdul Hadi wafat pada tahun 1996, namun warisan ilmu, perjuangan, dan keteladanannya terus dikenang oleh masyarakat melalui penyelenggaraan haul setiap tahun.

 

Berjasa dalam Dunia Pendidikan Islam

Selain berdakwah, KH Abdul Hadi juga dikenal sebagai pelopor pendidikan Islam di Desa Tengguli.

Beberapa kiprahnya antara lain:

  • Mendirikan sekolah Islam pada tahun 1950.
  • Membangun Madrasah Ibtidaiyah Tamrinussibyan pada tahun 1953.
  • Membimbing masyarakat dengan pendekatan santun, tawaduk, dan penuh keteladanan.
  • Menjadi tokoh yang aktif menggerakkan pendidikan keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat.

Perjuangan beliau telah melahirkan banyak generasi yang berkontribusi dalam dakwah Islam maupun pendidikan di Jepara.

 

Momentum Meneladani Perjuangan Ulama

Peringatan haul bukan sekadar mengenang sosok ulama, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mengambil hikmah dari perjuangan para pendahulu.

Panitia mengajak masyarakat dari berbagai daerah untuk menghadiri kegiatan tersebut dengan menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama acara berlangsung.

 

Warga Antusias Ingin Hadir

Salah seorang warga Bangsri, Mansyur (48), mengaku selalu menyempatkan diri mengikuti haul KH Abdul Hadi setiap tahun.

“KH Abdul Hadi merupakan ulama yang sangat dihormati masyarakat Tengguli. Kami ingin hadir untuk mendoakan beliau sekaligus mengambil berkah dari pengajian dan silaturahmi bersama para ulama serta jamaah,” ujarnya.

Senada dengan itu, warga Jepara lainnya, Siti Aminah (38), mengatakan kegiatan haul menjadi momentum untuk mengajak anak-anak mengenal sejarah perjuangan ulama di daerahnya.

“Kami ingin mengajak keluarga hadir agar generasi muda mengetahui jasa-jasa KH Abdul Hadi dalam membangun pendidikan Islam dan membimbing masyarakat. Semoga acara berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi semua,” tuturnya.

Diharapkan Menjadi Ajang Memperkuat Ukhuwah

Melalui Haul ke-31 KH Abdul Hadi, masyarakat diharapkan tidak hanya mengenang jasa seorang ulama besar, tetapi juga meneladani semangat dakwah, keikhlasan, serta dedikasi beliau dalam membangun pendidikan Islam di Kabupaten Jepara.

Kehadiran para ulama, tokoh masyarakat, santri, dan jamaah diharapkan semakin mempererat persaudaraan serta menjaga tradisi keilmuan Islam yang telah diwariskan oleh KH Abdul Hadi kepada generasi penerus.

 

***

Sumber: Hamba Allah.

Penulis: Vico Rahman.