Queensha.id – Otomotif,
Di tengah dominasi sepeda motor matik yang memenuhi jalanan Indonesia, keberadaan motor bebek ternyata belum sepenuhnya hilang. Motor jenis ini masih memiliki penggemar setia karena dikenal tangguh, irit, mudah dirawat, serta memiliki nilai nostalgia tersendiri.
Menariknya, tren modifikasi motor bebek saat ini mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya banyak pemilik melakukan ubahan ekstrem dengan konsep balap atau tampilan agresif, kini sebagian besar justru memilih jalur restorasi.
Motor bebek lawas yang usianya sudah puluhan tahun dikembalikan ke kondisi standar seperti saat pertama kali keluar dari pabrik. Mulai dari mesin, bodi, warna, hingga detail kecil berusaha dipertahankan agar nilai klasiknya tetap terjaga.
Restorasi Motor Bebek Bukan Sekadar Modifikasi
Pemilik bengkel spesialis Danne Motor, Danny, mengungkapkan bahwa saat ini banyak pemilik motor bebek lama yang lebih tertarik mempertahankan karakter asli kendaraan.
Salah satu proyek yang sedang dikerjakan adalah restorasi Honda Astrea grand motor bebek klasik yang memiliki sejarah panjang di Indonesia.
“Ini sekarang lagi restorasi motor bebek lama, Astrea grand. Cari part-nya yang jadi kesulitan, terutama bodi. Kalau part mesin masih ada persamaan,” ujar Danny.
Menurutnya, tantangan terbesar dalam restorasi motor bebek lawas bukan hanya biaya pengerjaan, tetapi bagaimana mendapatkan komponen yang benar-benar sesuai dengan spesifikasi asli pabrikan.
Part Bodi Original Jadi Tantangan Terbesar
Dalam dunia restorasi, mempertahankan keaslian kendaraan menjadi nilai utama. Namun, mencari komponen bodi original untuk motor lama bukan perkara mudah.
Berbeda dengan komponen mesin yang terkadang masih memiliki banyak persamaan dengan tipe lain, bagian bodi seperti tangki, cover, lampu, hingga panel tertentu jauh lebih sulit ditemukan.
Product Expert Digioto, Liongky, mengatakan kondisi tersebut juga terjadi pada motor bebek keluaran Honda.
Menurutnya, proyek restorasi motor bebek memang tidak sebanyak motor jenis lain. Namun, pihaknya saat ini sedang mengerjakan restorasi Honda Supra X 125 agar kembali ke kondisi standar.
“Jarang bebek, itu kita sedang kerjain restorasi Supra X 125. Kembali ke full standard,” ujar Liongky.
Motor Bebek Honda Punya Nilai Nostalgia Tinggi
Motor seperti Honda C800, Honda Supra, Honda Astrea, hingga berbagai seri bebek lawas lainnya memiliki tempat tersendiri bagi masyarakat Indonesia.
Bagi sebagian pemilik, motor tersebut bukan hanya alat transportasi, tetapi menyimpan cerita perjalanan hidup.
Ada yang mempertahankan motor warisan keluarga, kendaraan masa sekolah, hingga motor yang mengingatkan masa muda.
Karena alasan tersebut, banyak pemilik rela mengeluarkan biaya lebih besar untuk mengembalikan motor lama menjadi seperti baru.
Harga Part Original Semakin Mahal
Liongky menjelaskan bahwa pencarian komponen mesin biasanya masih relatif mudah dibandingkan dengan bodi.
Khusus beberapa model Honda, komponen bodi original semakin langka sehingga harganya ikut meningkat.
“Di Indonesia part mesin lebih mudah dicari daripada bodi. Seperti Honda saja susah dan mahal untuk bodi,” jelasnya.
Bahkan, pencarian melalui jaringan diler resmi Honda pun belum tentu mendapatkan hasil.
“Di dilernya juga, kita sampai cari ke diler Honda dan susah buat dapat bodinya,” tambah Liongky.
Yamaha Dinilai Lebih Mudah Dicari Komponennya
Berbeda dengan beberapa model Honda, komponen bodi motor bebek Yamaha disebut masih relatif lebih mudah ditemukan di pasaran.
Ketersediaan suku cadang menjadi salah satu faktor yang membuat proses restorasi motor tertentu menjadi lebih mudah dan terjangkau.
Namun, bagi para kolektor, tingkat kesulitan mendapatkan part justru menjadi bagian dari tantangan dan kepuasan tersendiri.
Semakin langka sebuah komponen, semakin tinggi pula nilai eksklusif motor tersebut setelah selesai direstorasi.
Alasan Motor Bebek Kembali Diminati
Ada beberapa alasan mengapa motor bebek klasik kembali mendapatkan perhatian masyarakat:
1. Memiliki Nilai Sejarah
Motor bebek menjadi saksi perkembangan otomotif Indonesia selama puluhan tahun.
Banyak masyarakat memiliki kenangan pribadi dengan motor jenis ini.
2. Mesin Terkenal Bandel
Motor bebek dikenal memiliki konstruksi mesin sederhana sehingga mudah dirawat dan memiliki daya tahan tinggi.
3. Biaya Perawatan Lebih Terjangkau
Dibandingkan beberapa jenis motor modern, perawatan motor bebek masih relatif murah karena komponennya banyak tersedia.
4. Memiliki Nilai Koleksi
Motor dengan kondisi original dan terawat dapat memiliki nilai jual tinggi, terutama jika modelnya langka.
5. Tren Gaya Hidup Retro
Saat ini banyak masyarakat kembali menyukai konsep klasik, termasuk kendaraan dengan tampilan nostalgia.
Restorasi Jadi Cara Melestarikan Sejarah Otomotif
Fenomena meningkatnya restorasi motor bebek menunjukkan bahwa kendaraan lama belum kehilangan daya tarik.
Di tengah perkembangan motor matik dan kendaraan listrik, motor bebek klasik tetap memiliki penggemarnya sendiri.
Bagi para pecinta otomotif, mengembalikan motor lama ke kondisi standar bukan hanya soal tampilan, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap sejarah perjalanan industri sepeda motor Indonesia.
Motor bebek yang dahulu menjadi kendaraan harian jutaan masyarakat kini berubah menjadi simbol nostalgia, koleksi, sekaligus karya seni otomotif yang memiliki nilai tersendiri.
***
Sumber: Otomotif KPS.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan