Queensha.id – Jakarta,

 

Lonjakan harga emas dunia kembali mengguncang pasar global. Pada perdagangan Jumat (27/3/2026), harga emas menembus level di atas USD 4.400 per ounce, dipicu memanasnya dinamika geopolitik antara Donald Trump dan Iran.

Kenaikan ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat menunda tenggat waktu kesepakatan dengan Iran terkait upaya penghentian konflik. Keputusan tersebut memberi sedikit kelegaan bagi pasar energi, namun tetap menyisakan ketidakpastian yang mendorong investor kembali memburu emas sebagai aset aman (safe haven).

Mengutip data perdagangan global, harga emas melonjak sekitar 1,88% ke posisi USD 4.462,17 per ounce.

Sebelumnya, logam mulia ini sempat tertekan hampir 3% akibat keraguan pasar terhadap peluang tercapainya gencatan senjata dalam waktu dekat.

Situasi di Timur Tengah turut memperkeruh sentimen pasar. Iran dilaporkan menolak proposal perdamaian dari AS dan mengajukan syarat baru, termasuk pengakuan atas otoritasnya di Selat Hormuz. Ketegangan ini memicu kekhawatiran inflasi global serta potensi kenaikan suku bunga oleh bank sentral dunia.

 

Harga Emas Perhiasan Ikut Meroket

Di dalam negeri, dampak kenaikan harga emas dunia langsung terasa pada harga emas perhiasan. Berdasarkan data dari Raja Emas, harga emas dengan kadar tertinggi bahkan telah menyentuh Rp 2.240.000 per gram.

Berikut rincian harga emas perhiasan di Raja Emas per Jumat, 27 Maret 2026:

K24*: Rp 2.240.000 per gram
K24: Rp 2.030.000 per gram
K23: Rp 1.875.000 per gram
K22: Rp 1.793.000 per gram
K21: Rp 1.713.000 per gram
K20: Rp 1.631.000 per gram
K19: Rp 1.548.000 per gram
K18: Rp 1.468.000 per gram
K17: Rp 1.386.000 per gram
K16: Rp 1.304.000 per gram
K15: Rp 1.224.000 per gram
K14: Rp 1.142.000 per gram
K13: Rp 1.060.000 per gram
K12: Rp 980.000 per gram
K11: Rp 898.000 per gram
K10: Rp 815.000 per gram
K9: Rp 736.000 per gram
K8: Rp 653.000 per gram
K7: Rp 571.000 per gram
K6: Rp 491.000 per gram
K5: Rp 409.000 per gram

Sementara itu, di Laku Emas, harga jual per gram juga menunjukkan tren serupa:

24K (99%): Rp 2.190.000
23K: Rp 1.878.000
22K: Rp 1.796.000
21K: Rp 1.718.000
20K: Rp 1.635.000
19K: Rp 1.551.000
18K: Rp 1.468.000
17K: Rp 1.385.000
16K: Rp 1.302.000
15K: Rp 1.220.000
14K: Rp 1.138.000
13K: Rp 1.057.000
12K: Rp 974.000
11K: Rp 890.000
10K: Rp 809.000
9K: Rp 726.000

Emas Kembali Jadi Pelarian Investor
Kondisi global yang tidak stabil membuat emas kembali menjadi primadona. Ketidakpastian geopolitik, lonjakan harga energi, hingga bayang-bayang inflasi tinggi mendorong investor mengalihkan asetnya ke instrumen yang lebih aman.

Jika konflik terus berlanjut dan tekanan inflasi meningkat, bukan tidak mungkin harga emas akan kembali mencetak rekor baru dalam waktu dekat.

Situasi ini sekaligus menjadi sinyal bagi masyarakat untuk lebih cermat dalam berinvestasi, terutama di tengah fluktuasi ekonomi global yang kian sulit diprediksi.

 

***

(27 Maret 2026)