Queensha.id – Edukasi Ekonomi,
Memiliki penghasilan Rp100 ribu per hari atau sekitar Rp3 juta per bulan bukan berarti seseorang tidak bisa memiliki tabungan. Kuncinya bukan hanya besarnya pendapatan, tetapi bagaimana mengelola pengeluaran secara disiplin.
Berbagai pakar keuangan menekankan bahwa kebiasaan mencatat pengeluaran, menentukan prioritas kebutuhan, dan menyisihkan uang sejak awal menjadi faktor utama keberhasilan menabung, meski dengan penghasilan terbatas.
Berikut 10 cara hemat yang dapat diterapkan oleh seorang bujangan dengan upah harian Rp100 ribu.
1. Sisihkan Tabungan di Awal
Jangan menunggu ada sisa uang. Setelah menerima upah, langsung sisihkan sekitar Rp10.000–Rp20.000 per hari untuk tabungan. Kebiasaan kecil ini akan lebih mudah dipertahankan daripada menabung dari sisa pengeluaran.
2. Catat Semua Pengeluaran
Tuliskan setiap pengeluaran, mulai dari makan, parkir, hingga kopi. Dengan begitu, Anda mengetahui ke mana uang habis dan bisa mengurangi pengeluaran yang tidak penting.
3. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
Utamakan makan, transportasi, dan kebutuhan pokok. Tunda membeli barang yang hanya bersifat keinginan, seperti gawai baru atau aksesori yang belum diperlukan.
4. Batasi Jajan dan Nongkrong
Jika biasanya menghabiskan Rp30.000 sehari untuk kopi dan camilan, kurangi menjadi Rp10.000. Selisihnya dapat langsung dimasukkan ke tabungan.
5. Masak atau Membawa Bekal
Memasak sendiri dapat menghemat biaya makan harian dibandingkan membeli makanan di luar setiap waktu.
6. Hindari Utang Konsumtif
Jangan mudah tergoda menggunakan layanan “paylater” atau pinjaman online untuk membeli barang yang tidak mendesak. Cicilan akan mengurangi kemampuan menabung.
7. Gunakan Transportasi yang Paling Efisien
Jika memungkinkan, gunakan sepeda, berjalan kaki, atau transportasi umum untuk menghemat biaya bahan bakar dan parkir.
8. Cari Penghasilan Tambahan
Di luar pekerjaan utama, manfaatkan waktu luang untuk pekerjaan sampingan, seperti berjualan online, menjadi kurir paruh waktu, atau pekerjaan lepas sesuai keahlian.
9. Tentukan Target Tabungan
Misalnya menabung Rp300.000 setiap bulan. Target yang jelas akan membuat seseorang lebih termotivasi dan disiplin.
10. Simpan Tabungan di Rekening Terpisah
Pisahkan rekening tabungan dari rekening yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari agar uang tidak mudah terpakai.
Contoh Pengelolaan Upah Rp100 Ribu per Hari
Sebagai ilustrasi bagi seorang bujangan:
- Kebutuhan makan: Rp40.000
- Transportasi: Rp15.000
- Pulsa/internet: Rp10.000
- Keperluan lain: Rp15.000
- Tabungan: Rp20.000
Dengan menabung Rp20.000 per hari, seseorang dapat mengumpulkan sekitar Rp600.000 per bulan atau sekitar Rp7,2 juta dalam setahun, belum termasuk tambahan dari bonus atau penghasilan sampingan.
Pandangan Pakar Ekonomi Indonesia
Ekonom dan perencana keuangan di Indonesia pada umumnya menilai bahwa keberhasilan menabung lebih dipengaruhi oleh kedisiplinan mengatur arus kas daripada besarnya pendapatan. Prinsip yang sering disarankan adalah “bayar diri sendiri terlebih dahulu”, yakni menyisihkan tabungan sebelum membelanjakan uang untuk kebutuhan lain.
Di sisi lain, berbagai kajian juga menunjukkan bahwa kemampuan masyarakat untuk menabung memang sedang menghadapi tantangan akibat meningkatnya biaya hidup. Meski demikian, kebiasaan menabung dalam nominal kecil secara rutin tetap menjadi langkah penting untuk membangun dana darurat dan ketahanan finansial.
Dengan pengelolaan keuangan yang disiplin, upah harian Rp100 ribu tetap dapat menjadi awal untuk membangun kebiasaan menabung dan mencapai tujuan keuangan di masa depan.
***
Sumber: Queensha Jepara.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan