Queensha.id – Jepara,

 

Wajah bahagia terlihat dari warga Dukuh Gempol, Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara. Minggu (20/9/2026), masyarakat menggelar syukuran sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan dan perbaikan Jalan Mambak–Mororejo yang selama bertahun-tahun menjadi akses penting bagi aktivitas warga.

Bagi masyarakat setempat, perbaikan jalan tersebut bukan hanya tentang perubahan fisik berupa aspal yang lebih baik dan badan jalan yang semakin lebar. Namun, jalan yang sebelumnya rusak, berlubang, dan sempit kini memberikan dampak besar terhadap kenyamanan serta keselamatan warga dalam beraktivitas sehari-hari.

 

Dulu Jalan Rusak Saat Musim Hujan, Kini Warga Bisa Tersenyum

Ketua RT 02/02 Dukuh Gempol, Kasan, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

Menurutnya, kondisi jalan sebelum diperbaiki sering menyulitkan warga, terutama ketika musim penghujan tiba.

“Dulu jalan ini kalau musim hujan seperti jalan kebo. Pulang sekolah anak-anak harus nyangking sepatu. Sekarang jalannya sudah luas dan mulus. Kami sangat bersyukur,” ujar Kasan, Minggu (20/9/2026) malam.

Ia menjelaskan, perbaikan jalan tersebut memberikan perubahan besar bagi warga, mulai dari anak sekolah, petani, peternak, hingga para pekerja yang setiap hari melewati jalur tersebut.

 

Jalan Mambak–Mororejo Jadi Penggerak Aktivitas Ekonomi Warga

Jalan Mambak–Mororejo selama ini menjadi jalur vital bagi masyarakat. Selain digunakan untuk mobilitas warga, jalan tersebut juga menjadi akses menuju lahan pertanian, peternakan, serta kawasan industri atau pabrik tempat warga bekerja.

Petinggi Desa Mambak, Hadi Prayitno, mengatakan keberadaan jalan yang lebih baik sangat disambut positif oleh masyarakat.

“Jalan ini sangat disyukuri warga. Selain menjadi akses usaha tani dan ternak, pada sore hari maupun hari libur anak-anak juga sering bermain sepeda di sini. Sekarang mereka bisa lebih nyaman,” kata Hadi.

Menurutnya, kondisi jalan yang sebelumnya berlubang cukup membahayakan pengguna jalan.

“Sekarang warga yang bekerja ke pabrik tidak lagi khawatir jatuh karena lubang jalan. Ini manfaat yang langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

 

Syukuran Sederhana Penuh Kebersamaan

Acara syukuran warga berlangsung sederhana namun penuh makna. Sekitar 600 kepala keluarga (KK) merasakan manfaat dari pembangunan akses jalan tersebut.

Warga berkumpul bersama menikmati hidangan sederhana seperti nasi bungkus daun jati dan jajanan tradisional hasil pertanian masyarakat setempat.

Suasana kebersamaan terlihat ketika warga duduk bersama, makan bersama, serta menyampaikan rasa terima kasih atas pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan.

Bagi masyarakat Desa Mambak, jalan yang mulus bukan hanya mempermudah kendaraan melintas, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi perkembangan ekonomi, pendidikan, pertanian, peternakan, dan hubungan sosial antar warga.

 

Warga Berharap Pembangunan Desa Terus Berlanjut

Salah satu warga, Komari, Ketua RT 03/02, mengungkapkan rasa bahagia masyarakat setelah jalan tersebut diperbaiki.

“Terima kasih Pak Bupati. Jalan sudah bagus, warga sekarang bisa tersenyum lebih lebar,” ungkapnya.

Perbaikan Jalan Mambak–Mororejo menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur pedesaan memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Jalan yang layak tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga menjadi penghubung harapan, ekonomi, dan masa depan warga.

 

***

Sumber: AR.

Penulis: Vico Rahman.