Queensha.id – Edukasi Sosial,
Sebuah video yang diunggah akun Instagram @aliafandiosman menjadi perbincangan warganet. Dalam video tersebut, seorang pria menyampaikan pandangannya mengenai tujuan laki-laki menikah.
Menurut pria dalam video itu, laki-laki pada dasarnya dapat memenuhi berbagai kebutuhan praktis tanpa harus menikah. Namun, ada satu hal yang menurutnya tidak bisa dengan mudah digantikan, yakni kehadiran pasangan sebagai tempat pulang dan berbagi setelah menjalani kerasnya kehidupan.
“Kalau soal nafsu itu laki-laki bisa beli murah dan gampang di luaran sana. Kalau soal lapar, laki-laki bisa beli makanan di luar seperti nasi Padang atau pecel lele. Kalau soal baju dan piring kotor atau rumah berantakan, laki-laki bisa sewa pembantu. Kemudian tujuan laki-laki menikah itu sebenarnya apa? Karena yang sebenarnya diinginkan laki-laki itu pulang ke kamu. Sebelumnya laki-laki capek dari kerja, pura-pura kuat menghadapi kerasnya dunia, yang ingin melepas lelah hanya ke kamu,” demikian isi pernyataan dalam video tersebut yang dikutip pada Sabtu (26/9/2026).
Pernyataan Viral Tuai Beragam Tanggapan
Unggahan tersebut memicu berbagai respons dari pengguna media sosial. Sebagian warganet menganggap pernyataan itu menyentuh karena menggambarkan kebutuhan emosional seorang suami yang ingin mendapatkan ketenangan ketika berada di rumah.
Di sisi lain, ada pula yang berpendapat bahwa makna pernikahan tidak bisa disederhanakan hanya dari sudut pandang laki-laki. Menurut mereka, suami dan istri sama-sama membutuhkan dukungan emosional, rasa aman, saling menghormati, dan komunikasi yang sehat dalam membangun rumah tangga.
Pernikahan Bukan Sekadar Memenuhi Kebutuhan Fisik
Dalam kehidupan berumah tangga, banyak pakar keluarga menilai bahwa pernikahan bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan biologis atau mengurus pekerjaan rumah. Pernikahan juga menjadi ikatan untuk saling mendukung, berbagi tanggung jawab, serta menjadi tempat bertumbuh bersama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Baik suami maupun istri sama-sama memiliki harapan agar rumah menjadi tempat yang nyaman untuk kembali setelah menjalani aktivitas sehari-hari.
Pentingnya Dukungan Emosional dalam Rumah Tangga
Psikolog keluarga umumnya menjelaskan bahwa dukungan emosional merupakan salah satu fondasi penting dalam pernikahan. Mendengarkan pasangan, memberikan perhatian, menghargai usaha masing-masing, serta menjaga komunikasi yang baik dapat membantu memperkuat hubungan.
Karena itu, banyak pasangan berusaha menjadikan rumah sebagai tempat yang memberikan rasa tenang, aman, dan penuh kasih sayang bagi seluruh anggota keluarga.
Menjadi Bahan Renungan bagi Pasangan
Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, video tersebut menjadi pengingat bahwa setiap pasangan memiliki kebutuhan emosional yang perlu dipahami. Baik suami maupun istri membutuhkan tempat untuk berbagi cerita, memperoleh dukungan, dan merasakan kasih sayang setelah menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Pada akhirnya, tujuan pernikahan dapat berbeda bagi setiap orang. Namun, banyak yang sepakat bahwa rumah tangga yang harmonis dibangun melalui rasa saling mencintai, saling menghormati, komunikasi yang terbuka, dan komitmen untuk berjalan bersama dalam suka maupun duka.
***
Sumber: Queensha Jepara.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan