Queensha.id – Jepara,

 

Persijap Jepara merupakan salah satu klub sepak bola paling bersejarah di Jawa Tengah. Klub berjuluk Laskar Kalinyamat ini berasal dari Kabupaten Jepara, daerah yang dikenal sebagai Kota Ukir dan tanah kelahiran pahlawan nasional Ratu Kalinyamat.

Didukung ribuan suporter fanatik, Persijap memiliki perjalanan panjang yang penuh lika-liku. Klub ini pernah merasakan atmosfer kasta tertinggi sepak bola Indonesia, terdegradasi hingga Liga 3, lalu bangkit perlahan sebelum akhirnya kembali ke BRI Liga 1.

 

Profil Singkat Persijap Jepara

  • Nama Klub: Persijap Jepara
  • Julukan: Laskar Kalinyamat
  • Asal: Kabupaten Jepara, Jawa Tengah
  • Kandang: Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara
  • Warna Kebesaran: Merah
  • Basis Suporter: Banaspati dan berbagai komunitas pendukung Persijap lainnya.

Persijap dikenal sebagai klub yang melahirkan banyak talenta sepak bola sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Jepara.

 

Perjalanan Panjang Persijap Jepara

2017: Terdegradasi ke Liga 3

Musim 2017 menjadi salah satu masa tersulit dalam sejarah Persijap. Klub harus terdegradasi dari Liga 2 ke Liga 3 dan menjadi salah satu dari 27 tim yang turun kasta.

Penurunan prestasi tidak lepas dari dampak dualisme kompetisi sepak bola Indonesia yang terjadi beberapa tahun sebelumnya.

 

2018: Mulai Bangkit

Di Liga 3, Persijap berhasil menembus babak 16 besar. Walaupun belum promosi, hasil tersebut menjadi fondasi penting untuk membangun kembali kekuatan tim.

 

2019: Juara Liga 3 Indonesia

Musim 2019 menjadi titik balik kebangkitan Persijap. Pada partai final di Stadion Pakansari, Bogor, 29 Desember 2019, Persijap mengalahkan PSKC Cimahi dengan skor 3-1 dan keluar sebagai Juara Liga 3 Indonesia. Gelar tersebut mengantarkan Persijap promosi ke Liga 2.

 

2021/2022: Berjuang di Liga 2

Setelah kompetisi 2020 dibatalkan akibat pandemi Covid-19, Persijap kembali berlaga di Liga 2 musim 2021. Tergabung bersama Persis Solo, PSIM Yogyakarta dan klub lainnya, langkah Persijap harus terhenti di fase grup.

 

2022/2023: Liga Dibatalkan

Musim ini menjadi duka bagi sepak bola nasional. Kompetisi Liga 2 dihentikan setelah Tragedi Kanjuruhan sehingga Persijap tidak memiliki kesempatan melanjutkan perjuangan.

 

2023/2024: Kembali Berjuang

Persijap kembali tampil di Liga 2 (Pegadaian Championship). Namun perjalanan mereka kembali terhenti di fase grup.

 

2024/2025: Promosi ke Liga 1

Musim inilah yang paling dikenang para pendukung Persijap.

Laskar Kalinyamat berhasil finis di peringkat ketiga Liga 2 dan memastikan tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Keberhasilan ini mengakhiri penantian panjang lebih dari satu dekade untuk kembali ke Liga 1.

 

2025/2026: Kembali ke Kasta Tertinggi

Sebagai tim promosi, Persijap menjalani musim adaptasi di BRI Liga 1.

Mampu bersaing dengan klub-klub besar Indonesia menjadi bukti bahwa Persijap layak kembali berada di level tertinggi sepak bola nasional.

 

Makna Kebangkitan Persijap

Perjalanan Persijap menjadi bukti bahwa sebuah klub dapat bangkit dari keterpurukan melalui kerja keras, pembenahan manajemen, perjuangan pemain, dukungan sponsor, pemerintah daerah, serta loyalitas para suporter.

Dari degradasi pada 2017, menjadi juara Liga 3 pada 2019, hingga kembali ke Liga 1, Persijap menunjukkan bahwa mimpi besar bisa diwujudkan melalui proses yang panjang.

Stadion Gelora Bumi Kartini kembali menjadi saksi semangat masyarakat Jepara yang selalu memenuhi tribun untuk mendukung tim kebanggaannya.

 

Harapan untuk Masa Depan

Kembalinya Persijap ke Liga 1 diharapkan bukan sekadar menjadi persinggahan, melainkan awal kebangkitan jangka panjang.

Dengan pembinaan pemain muda, manajemen yang profesional, serta dukungan penuh masyarakat Jepara, Laskar Kalinyamat diharapkan mampu bertahan bahkan bersaing di papan atas sepak bola Indonesia.

Semangat yang terus digaungkan para pendukung pun menjadi doa bersama:

“Semoga Persijap Jepara selalu bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia dan terus mengharumkan nama Jepara di tingkat nasional.”

 

***

Sumber: Persijap Jepara.