Queensha.id – Edukasi Sosial, 

 

Memilih kepala desa atau petinggi desa merupakan keputusan penting yang akan memengaruhi arah pembangunan desa selama masa jabatan. Dengan masa jabatan yang panjang, masyarakat perlu mempertimbangkan rekam jejak, visi, kemampuan, dan komitmen calon sebelum memberikan hak pilih.

Berikut 10 hal yang perlu menjadi perhatian masyarakat.

1. Jangan Memilih Karena Kedekatan atau Janji Manis

Pilihlah calon berdasarkan kemampuan, integritas, pengalaman, dan program kerja yang realistis. Hindari memilih hanya karena hubungan keluarga, pertemanan, popularitas, atau janji yang belum tentu dapat diwujudkan.

2. Delapan Tahun Adalah Waktu yang Panjang

Masa jabatan kepala desa berlangsung cukup lama. Dalam kurun waktu tersebut, desa dapat mengalami kemajuan atau justru tertinggal. Karena itu, masyarakat perlu benar-benar mempertimbangkan pilihannya sejak awal.

3. Apa yang Akan Diperjuangkan Setelah Terpilih?

Masyarakat berhak mengetahui visi dan program calon kepala desa, misalnya peningkatan jalan desa, pelayanan administrasi, pemberdayaan UMKM, pertanian, pendidikan, kesehatan, pengembangan wisata desa, hingga kesejahteraan masyarakat.

4. Bagaimana Jika Kinerjanya Tidak Baik?

Kepala desa tidak dapat diberhentikan hanya karena masyarakat merasa tidak puas. Pemberhentian memiliki mekanisme sesuai peraturan perundang-undangan, misalnya apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum atau alasan lain yang diatur dalam peraturan. Karena itu, masyarakat perlu berhati-hati sebelum memilih.

5. Apa Saja Prestasi Kepala Desa Sebelumnya?

Evaluasi pembangunan selama kepemimpinan sebelumnya. Apakah ada pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, pengelolaan anggaran yang baik, transparansi, dan berbagai program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

6. Apakah Desa Mengalami Perubahan Setiap Tahun?

Perubahan dapat dilihat dari kondisi jalan, fasilitas umum, pelayanan masyarakat, ekonomi desa, kebersihan lingkungan, pendidikan, kesehatan, hingga kesempatan kerja. Desa yang berkembang biasanya menunjukkan kemajuan secara bertahap dari tahun ke tahun.

7. Apa Fungsi dan Manfaat Kepala Desa?

Kepala desa memiliki tugas memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan, membina kehidupan masyarakat, menjaga ketertiban, mengelola anggaran desa secara transparan, serta mendorong pemberdayaan masyarakat agar kualitas hidup warga meningkat.

8. Jika Tidak Ada Perubahan, Apa yang Bisa Dilakukan Warga?

Masyarakat tetap memiliki hak untuk memberikan kritik dan masukan secara santun melalui musyawarah desa, menyampaikan aspirasi kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD), maupun menggunakan mekanisme pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku. Partisipasi masyarakat sangat penting agar pembangunan desa tetap berjalan sesuai kebutuhan warga.

9. Bisakah Kepala Desa Membantu Kemajuan Warga?

Ya, apabila mampu menyusun program yang tepat. Kepala desa dapat mendorong pelatihan kerja, pengembangan UMKM, pertanian, perikanan, wisata desa, bantuan sosial yang tepat sasaran, hingga menciptakan peluang ekonomi yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

10. Jadilah Pemilih yang Cerdas

Pemilihan kepala desa bukan sekadar memilih seseorang, tetapi menentukan masa depan desa selama bertahun-tahun. Pelajari rekam jejak, integritas, kemampuan memimpin, serta keseriusan calon dalam membangun desa. Pilihan yang tepat dapat membawa kemajuan, sedangkan pilihan yang keliru dapat menghambat perkembangan desa.

 

Menurut pengamat sosial asal Jepara, Purnomo Wardoyo, masyarakat harus lebih kritis dan bijak dalam menentukan pilihan kepala desa karena pemimpin desa memiliki peran besar terhadap arah perkembangan masyarakat selama masa jabatan.

Purnomo Wardoyo menilai, warga tidak boleh memilih hanya berdasarkan kedekatan pribadi, pemberian, atau popularitas semata. Menurutnya, yang paling penting adalah melihat rekam jejak, kemampuan memimpin, komitmen terhadap pembangunan, serta kepedulian calon terhadap kebutuhan masyarakat.

“Delapan tahun masa jabatan bukan waktu yang sebentar. Jika masyarakat salah memilih pemimpin, dampaknya bisa dirasakan oleh seluruh warga desa. Karena itu, sebelum memilih, masyarakat perlu melihat apa yang sudah dilakukan calon, apa gagasannya untuk desa, dan bagaimana tanggung jawabnya kepada warga,” ujar Purnomo Wardoyo, Minggu (4/10/2026).

Ia juga menekankan bahwa kepala desa bukan hanya bertugas mengurus administrasi pemerintahan, tetapi harus mampu menjadi penggerak perubahan, membuka peluang ekonomi, memperhatikan pendidikan, kesehatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Purnomo, pembangunan desa tidak hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga membutuhkan kepemimpinan yang jujur, transparan, dan mampu melibatkan masyarakat dalam setiap keputusan.

“Desa akan maju apabila pemimpin dan masyarakat berjalan bersama. Kepala desa harus mendengar aspirasi warga, sementara masyarakat juga harus ikut mengawasi agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat,” tambahnya.

Masyarakat memiliki peran besar dalam menentukan arah pembangunan desa melalui pemilihan kepala desa. Oleh karena itu, gunakan hak pilih dengan bijaksana, pahami program kerja setiap calon, dan nilai rekam jejaknya secara objektif. Pemimpin desa yang amanah, transparan, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat akan menjadi modal penting bagi terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

 

***

Sumber: BS.