Queensha.id – Jepara,
Sebanyak 199 sekolah di Kabupaten Jepara diusulkan untuk mendapatkan program revitalisasi dari pemerintah pusat. Saat ini, ratusan usulan tersebut masih dalam tahap verifikasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Witiarso Utomo saat menghadiri kegiatan halal bihalal keluarga besar Satkordikcam Tahunan di Aula Gedung Satkordikcam Tahunan, Rabu (1/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi ujung tombak pembangunan daerah. Ia menilai, kualitas pendidikan akan menentukan arah masa depan generasi Jepara.
“Pendidikan adalah fondasi utama. Kita ingin mencetak generasi yang unggul, berkarakter, religius, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.
Revitalisasi Jadi Prioritas
Komitmen tersebut, lanjutnya, diwujudkan melalui berbagai program strategis, salah satunya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Ukir.
Sepanjang 2025, Pemkab Jepara telah menuntaskan revitalisasi 103 satuan pendidikan dengan capaian 100 persen. Rinciannya meliputi 6 PAUD, 58 SD, dan 39 SMP.
Untuk tahun 2026, jumlah usulan meningkat signifikan. Sebanyak 199 sekolah diajukan untuk mendapatkan bantuan revitalisasi dari pusat.
“Mohon doa restunya agar seluruh pengajuan ini bisa lolos dan memberi manfaat luas bagi dunia pendidikan di Jepara,” ujar Witiarso, Rabu (1/4/2026).
Ribuan Guru dan Mahasiswa Tersentuh Program
Tak hanya infrastruktur, Pemkab Jepara juga memperkuat sektor pendidikan melalui program kesejahteraan dan beasiswa.
Program Kartu Guru Sejahtera telah menjangkau 10.827 guru. Sementara itu, program Kartu Sarjana Jepara telah memberikan bantuan kepada 2.398 siswa dan mahasiswa.
Ke depan, kedua program ini akan terus diperluas. Untuk 2026, Kartu Guru Sejahtera ditargetkan menjangkau hingga 18.364 penerima. Sedangkan Kartu Sarjana akan dilanjutkan bagi penerima lama dan ditambah kuota baru dengan dukungan Badan Amil Zakat Nasional.
Pemkab juga memperkuat kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi guna memastikan keberlanjutan program pendidikan tersebut.
Apresiasi dan Harapan dari Tenaga Pendidik
Sementara itu, Ketua Satkordikcam Tahunan, Puryono, mengaku bangga atas kehadiran langsung bupati dalam kegiatan halal bihalal tersebut.
“Baru kali ini ada bupati yang hadir langsung. Ini luar biasa bagi kami,” ungkapnya.
Ia juga memaparkan kondisi tenaga pendidik di wilayahnya yang mencapai 399 orang, terdiri dari 124 PNS, 221 PPPK, dan 55 PPPK paruh waktu. Selain itu, terdapat 39 SD, 27 TK, dan 45 PAUD yang telah merasakan manfaat program MBG.
Puryono berharap dukungan pemerintah daerah terus berlanjut agar kualitas pendidikan di Jepara semakin meningkat.
“Ini bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
***
(Rabu, 1 April 2026)

Tinggalkan Balasan