Queensha.id – Jepara,

 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara menggelar Invitasi Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Jepara Tahun 2026 di SMP Negeri 2 Jepara, Minggu (27/9/2026).

Mengusung tema “Remaja Berprestasi, Berbakti dan Bersahabat”, kegiatan ini menjadi ajang bagi anggota PMR untuk mengasah keterampilan kepalangmerahan sekaligus membentuk karakter, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian terhadap sesama.

Diikuti 1.214 Peserta dari 86 Sekolah

Invitasi PMR tahun ini diikuti sebanyak 1.214 anggota PMR yang berasal dari 86 sekolah di Kabupaten Jepara.

Peserta terbagi dalam tiga jenjang, yaitu:

  • PMR Mula (SD/MI sederajat) sebanyak 24 unit.
  • PMR Madya (SMP/MTs sederajat) sebanyak 33 unit.
  • PMR Wira (SMA/SMK/MA sederajat) sebanyak 29 unit.

Kegiatan yang diselenggarakan PMI Kabupaten Jepara tersebut menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan sekaligus meningkatkan kompetensi anggota PMR di berbagai tingkatan.

 

Tidak Sekadar Lomba, Tetapi Membentuk Karakter Remaja

Selain menguji kemampuan di bidang kepalangmerahan, Invitasi PMR juga bertujuan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada para peserta.

Melalui berbagai rangkaian kegiatan, anggota PMR didorong untuk mengembangkan sikap peduli, kerja sama, disiplin, kepemimpinan, serta semangat saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini juga menjadi implementasi Tri Bakti PMR, sekaligus mempererat persatuan dan persaudaraan antar anggota PMR dari berbagai sekolah di Kabupaten Jepara.

 

Pemkab Jepara Apresiasi Peran PMI

Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekda Kabupaten Jepara, Ali Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Jepara beserta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut Ali Hidayat, PMR memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial dan jiwa kemanusiaan.

“Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapat kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan mengukur keterampilan, tetapi juga memperkuat persahabatan dan persaudaraan. Saya berharap dari kegiatan ini lahir generasi muda Jepara yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian dan siap menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Jangan Hanya Mengejar Juara

Ali Hidayat mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan kemenangan sebagai tujuan utama dalam mengikuti Invitasi PMR.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama kegiatan jauh lebih penting untuk membangun karakter dan memperluas persaudaraan.

Ia berharap para peserta mampu memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana belajar menghargai orang lain, meningkatkan kemampuan bekerja sama, serta mengembangkan jiwa kepemimpinan.

Selain itu, keterampilan seperti:

  • Pertolongan pertama.
  • Kesiapsiagaan menghadapi bencana.
  • Kepemimpinan.
  • Kerja sama tim.

dinilai menjadi bekal penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Junjung Sportivitas dan Jiwa Kemanusiaan

Dalam pesannya, Ali Hidayat juga mengajak seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Ia menekankan pentingnya menjaga sikap rendah hati ketika meraih prestasi serta tetap bersemangat menghadapi berbagai tantangan.

Menurutnya, semangat kemanusiaan yang ditanamkan melalui PMR akan menjadi modal berharga dalam membentuk generasi muda yang siap mengabdi kepada masyarakat.

 

Harapan Lahirnya Generasi Muda Tangguh

Melalui penyelenggaraan Invitasi PMR Tingkat Kabupaten Jepara 2026, Pemkab Jepara berharap pembinaan PMR di seluruh sekolah terus berkembang.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan lahir generasi muda Jepara yang memiliki karakter kuat, tangguh menghadapi berbagai tantangan, peduli terhadap sesama, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

 

***

Sumber: Diskominfo Jepara.