Queensha.id – Jepara,

 

Menjelang bergulirnya ajang bergengsi E-Sport Kapolda Jawa Tengah Cup 2026, Tim E-Sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Polres Jepara terus mematangkan persiapan melalui kegiatan sparing dan pemantapan tim.

Kegiatan yang berlangsung di Taman Polres Jepara pada Rabu malam (17/6/2026) tersebut menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan kesiapan teknis maupun mental para pemain sebelum bertanding di tingkat provinsi.

Latihan intensif tersebut mendapat perhatian langsung dari jajaran pimpinan Polres Jepara, di antaranya Kasat Binmas Polres Jepara AKP Shanice Stephanie Sumbung, S.Tr.K., S.I.K. dan Kasat Lantas Polres Jepara AKP Royke Noldy Darean, S.I.K.

 

Uji Kemampuan dan Kekompakan Tim

Dalam arahannya, AKP Shanice Stephanie Sumbung menegaskan bahwa kegiatan sparing bukan sekadar bermain game, melainkan menjadi sarana evaluasi dan penguatan kemampuan tim sebelum menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Menurutnya, kompetisi E-Sport saat ini membutuhkan kemampuan teknis yang tinggi, strategi matang, komunikasi efektif, serta kekompakan tim yang solid.

“Latihan ini bukan sekadar bermain, melainkan momentum penting untuk menguji kemampuan teknis, komunikasi, koordinasi, serta kerja sama tim dalam atmosfer pertandingan yang kompetitif,” ujar AKP Shanice.

Ajang Kapolda Jateng Cup 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026 di De Tjolomadoe Convention Hall, Kabupaten Karanganyar.

 

Fokus Evaluasi pada Empat Aspek Penting

Selama sesi latihan tanding, pelatih dan pendamping tim melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa setiap pemain.

Beberapa aspek yang menjadi fokus utama dalam pemantapan tim antara lain:

 

1. Pola Permainan dan Rotasi

Tim mengevaluasi efektivitas pergerakan pemain di dalam Land of Dawn guna memastikan penguasaan map dan objektif berjalan maksimal.

 

2. Pembagian Role

Setiap pemain dituntut memahami dan menguasai peran masing-masing, baik sebagai jungler, roamer, exp laner, gold laner maupun mid laner.

 

3. Pengambilan Keputusan

Kecepatan dan ketepatan dalam mengambil keputusan saat team fight maupun perebutan objektif menjadi faktor krusial yang terus diasah.

 

4. Adaptasi Strategi

Kemampuan membaca pola permainan lawan dan melakukan counter strategy menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai karakteristik tim peserta lainnya.

Melalui evaluasi tersebut, diharapkan Tim MLBB Polres Jepara mampu tampil lebih percaya diri dan kompetitif saat memasuki pertandingan resmi.

 

Junjung Tinggi Sportivitas dan Nama Baik Institusi

Selain peningkatan kemampuan bermain, para atlet E-Sport Polres Jepara juga mendapatkan pembekalan terkait pentingnya menjaga etika dan sportivitas selama mengikuti turnamen.

AKP Shanice mengingatkan bahwa setiap anggota tim tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mewakili institusi Polri dan Kabupaten Jepara.

Oleh karena itu, kedisiplinan, kekompakan, integritas, dan sikap profesional harus tetap dijaga selama kompetisi berlangsung.

Nilai-nilai sportivitas menjadi fondasi penting dalam dunia E-Sport modern yang kini berkembang pesat dan semakin diakui sebagai cabang olahraga prestasi.

 

Wujud Dukungan Polri terhadap Generasi Muda

Kehadiran tim E-Sport Polres Jepara juga menjadi bukti bahwa Polri terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan mendukung aktivitas positif generasi muda.

Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan komunitas digital dan E-Sport, Polres Jepara berupaya memberikan ruang bagi anak muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan potensi mereka secara produktif.

E-Sport saat ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga telah berkembang menjadi industri yang mampu menciptakan peluang karier, prestasi, hingga kontribusi ekonomi yang signifikan.

 

Siap Berjuang Membawa Nama Jepara

Hingga berakhirnya kegiatan menjelang tengah malam, seluruh rangkaian latihan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Tim E-Sport MLBB Polres Jepara berada dalam kondisi siap bertanding dan optimistis menghadapi persaingan di Kapolda Jateng Cup 2026.

Dengan persiapan yang matang, semangat juang yang tinggi, serta dukungan penuh dari jajaran Polres Jepara, tim berharap mampu memberikan performa terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Jepara di ajang E-Sport tingkat Jawa Tengah.

 

Pengamat Sosial Jepara: E-Sport Menjadi Wadah Positif Generasi Muda

Pengamat sosial asal Jepara, Purnomo Wardoyo, menilai langkah Polres Jepara dalam mendukung kegiatan E-Sport merupakan bentuk pendekatan modern yang relevan dengan perkembangan generasi saat ini.

“E-Sport bukan lagi sekadar permainan, tetapi sudah menjadi ruang kompetisi, kreativitas, dan prestasi. Ketika institusi seperti Polri ikut mendukung, maka akan lahir lebih banyak generasi muda yang memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif,” ujarnya.

Menurutnya, pembinaan E-Sport yang dilakukan secara terarah dapat menjadi sarana membangun karakter disiplin, kerja sama tim, kemampuan berpikir strategis, serta sportivitas di kalangan pemuda.

 

Persiapan matang yang dilakukan Tim E-Sport Mobile Legends Polres Jepara menunjukkan keseriusan mereka dalam menghadapi Kapolda Jateng Cup 2026. Melalui latihan intensif, evaluasi strategi, dan penguatan mental bertanding, tim optimistis mampu bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh Jawa Tengah.

Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaan Polres Jepara dalam dunia E-Sport menjadi simbol dukungan terhadap perkembangan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berprestasi di era digital.

 

***

Hms.