Queensha.id – Edukasi Islam, 

 

Jin dan setan merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang keberadaannya diakui dalam ajaran Islam. Meski tidak dapat dilihat oleh manusia dalam keadaan normal, Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW menjelaskan bahwa setan selalu berusaha menggoda manusia agar menjauh dari jalan Allah.

Di tengah masyarakat, sering beredar informasi mengenai beberapa bagian tubuh manusia yang disebut menjadi tempat masuk atau berkaitan dengan gangguan setan. Sebagian informasi tersebut memang memiliki dasar dari hadis sahih, sementara sebagian lainnya tidak memiliki dalil yang kuat.

Oleh karena itu, penting bagi umat Islam memahami mana yang benar-benar bersumber dari Rasulullah SAW dan mana yang hanya berkembang sebagai keyakinan masyarakat.

1. Mulut Saat Menguap

Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia menutup mulutnya dengan tangannya, karena setan akan masuk.” (HR Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa ketika seseorang menguap, dianjurkan menutup mulut.

Hikmahnya

Para ulama menjelaskan bahwa menguap berasal dari rasa malas yang disukai setan. Menutup mulut merupakan bentuk adab sekaligus menjaga kehormatan seseorang.

Namun, hadis ini tidak dipahami secara harfiah bahwa setan benar-benar masuk ke dalam tubuh setiap kali seseorang menguap. Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa hadis ini merupakan peringatan agar tidak membuka mulut lebar-lebar karena hal tersebut disukai setan.

2. Kuku yang Panjang

Di masyarakat beredar hadis bahwa setan berdiam di bawah kuku yang panjang.

Namun, para ulama hadis menjelaskan bahwa riwayat tersebut tidak termasuk hadis sahih.

Meski demikian, Islam memang menganjurkan memotong kuku secara rutin.

Rasulullah SAW memasukkan memotong kuku sebagai bagian dari fitrah manusia.

Hikmahnya

  • Menjaga kebersihan.
  • Mencegah penumpukan kotoran.
  • Menghindari penyakit.
  • Meneladani sunnah Rasulullah SAW.

Jadi, alasan memotong kuku bukan karena setan tinggal di bawah kuku, melainkan sebagai bagian dari kebersihan yang dicintai Allah.

3. Lubang Hidung

Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila salah seorang bangun tidur maka hendaklah ia menghirup air ke hidung kemudian mengeluarkannya tiga kali, karena setan bermalam di batang hidungnya.” (HR Muslim)

Hadis ini merupakan dasar sunnah melakukan istinsyaq dan istintsar ketika bangun tidur.

Hikmahnya

Ulama menjelaskan bahwa hadis ini menunjukkan adanya gangguan setan ketika manusia tidur. Selain memiliki makna ibadah, membersihkan hidung juga bermanfaat bagi kesehatan.

4. Telinga

Rasulullah SAW bersabda mengenai seseorang yang tidur hingga meninggalkan salat malam:

“Setan telah kencing di telinganya.” (HR Muslim)

Apa maksudnya?

Mayoritas ulama memahami hadis ini sebagai ungkapan bahwa setan berhasil membuat seseorang lalai dari ibadah.

Sebagian ulama membolehkan memahaminya secara hakikat karena perkara gaib berada di luar jangkauan akal manusia.

Intinya, hadis tersebut mengajarkan agar seorang Muslim tidak bermalas-malasan dalam beribadah.

5. Peredaran Darah

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya setan berjalan pada diri anak Adam melalui aliran darahnya.” (HR Muslim)

Penjelasan ulama

Hadis ini menunjukkan betapa dekatnya godaan setan terhadap manusia.

Sebagian ulama memahaminya secara hakiki sebagai perkara gaib.

Sementara ulama lain menjelaskan bahwa maksudnya ialah godaan setan sangat mudah memengaruhi hati manusia sebagaimana darah mengalir ke seluruh tubuh.

6. Pusar

Sering beredar anggapan bahwa jin tinggal di lubang pusar manusia.

Bagaimana menurut Islam?

Hingga saat ini tidak ditemukan hadis sahih yang menyatakan jin atau setan tinggal di pusar manusia.

Karena itu, pernyataan tersebut tidak boleh diyakini sebagai ajaran Islam tanpa dalil yang jelas.

Islam memang mengajarkan agar pusar dibersihkan sebagai bagian dari menjaga kebersihan tubuh.

7. Kemaluan

Sebagian ulama menyebutkan bahwa membaca “Bismillah” sebelum melepas pakaian merupakan sunnah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Penutup antara pandangan jin terhadap aurat anak Adam apabila ia melepaskan pakaiannya adalah membaca ‘Bismillah’.”

Hadis ini diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan dinilai hasan oleh sebagian ulama.

Hikmahnya

  • Menjaga adab.
  • Memohon perlindungan kepada Allah.
  • Menjaga aurat dari pandangan makhluk gaib sebagaimana dijelaskan dalam hadis.

Dari tujuh bagian tubuh yang sering disebut berkaitan dengan gangguan setan, tidak semuanya memiliki dasar hadis yang sahih.

Yang memiliki dasar kuat dalam hadis sahih antara lain:

  • Mulut saat menguap.
  • Lubang hidung ketika bangun tidur.
  • Telinga dalam hadis tentang meninggalkan salat.
  • Perumpamaan setan berjalan melalui aliran darah.

Sementara itu, anggapan bahwa setan tinggal di bawah kuku panjang maupun di lubang pusar tidak memiliki dalil sahih sehingga tidak layak diyakini sebagai ajaran Islam.

Islam mengajarkan agar seorang Muslim selalu menjaga kebersihan, memperbanyak zikir, membaca basmalah dalam berbagai aktivitas, menjaga salat, membaca Al-Qur’an, serta memohon perlindungan kepada Allah SWT. Dengan demikian, seorang mukmin akan lebih terlindungi dari godaan jin dan setan.

Wallahu a’lam bishawab.

 

***