Queensha.id – Jepara,
Kabar duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dua jemaah haji asal Jepara dilaporkan wafat di Tanah Suci Makkah setelah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sempurna.
Kedua jemaah tersebut adalah Sutrisno (84), warga Kecamatan Nalumsari, dan Ngadiyono Rohmad, warga Desa Kalipucong Kulon, Kecamatan Welahan. Keduanya mengembuskan napas terakhir di Makkah dan dimakamkan di pemakaman Maqbaroh Suroyya, salah satu kompleks pemakaman yang diperuntukkan bagi jemaah haji yang wafat di Tanah Suci.
Wafat Setelah Menuntaskan Seluruh Rukun Haji
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara, Siti Zuliyati, mengungkapkan bahwa kedua almarhum wafat dalam kondisi telah menyelesaikan seluruh rukun dan wajib haji secara mandiri.
Menurutnya, hal tersebut menjadi penghiburan tersendiri bagi keluarga karena kedua jemaah berhasil menunaikan ibadah haji secara penuh sebelum berpulang.
“Alhamdulillah, keduanya bisa melaksanakan ibadah haji sampai selesai. Seluruh rukun wajib dilakukan semua secara mandiri, bukan safari wukuf,” ujar Siti Zuliyati, Jumat (5/6/2026).
Keterangan tersebut menunjukkan bahwa kedua jemaah mampu menjalankan seluruh tahapan utama ibadah haji, mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga tawaf ifadah dan sa’i, tanpa mengikuti program safari wukuf yang biasanya diperuntukkan bagi jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu.
Kronologi Wafatnya Dua Jemaah Haji Jepara
1. Sutrisno (84 Tahun) – Kloter 38
Sutrisno, jemaah haji asal Kecamatan Nalumsari yang tergabung dalam Kloter 38, wafat pada:
– Hari/Tanggal: Sabtu, 23 Mei 2026
– Waktu: Pukul 04.30 Waktu Arab Saudi (WAS)
Berdasarkan laporan petugas, almarhum wafat di hotel tempat menginap setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan sesama jemaah.
2. Ngadiyono Rohmad – Kloter 37
Sementara itu, Ngadiyono Rohmad yang tergabung dalam Kloter 37 wafat pada:
– Hari/Tanggal: Kamis, 4 Juni 2026
– Waktu: Pukul 10.48 Waktu Arab Saudi (WAS)
Sebelum wafat, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru dan masuk kategori risiko tinggi (risti).
Kondisi kesehatannya sempat mendapatkan penanganan medis intensif. Ia terlebih dahulu dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit King Faishal Makkah untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Meski telah mendapatkan penanganan terbaik, takdir berkata lain. Almarhum mengembuskan napas terakhir di rumah sakit tersebut.
Dimakamkan di Maqbaroh Suroyya Makkah
Ngadiyono Rohmad berangkat ke Tanah Suci bersama istri tercintanya yang turut mendampinginya selama menjalankan ibadah haji.
Setelah wafat, almarhum langsung dimakamkan di pemakaman Maqbaroh Suroyya Makkah, tepatnya di Blok 18 Nomor 13, usai pelaksanaan salat Asar waktu setempat.
Lokasi pemakaman tersebut juga menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi almarhum Sutrisno.
Bagi sebagian umat Islam, wafat dan dimakamkan di Tanah Suci merupakan sebuah kemuliaan yang diharapkan karena berada di tempat yang sangat dekat dengan pusat ibadah umat Islam dunia.
Jemaah Haji Jepara Lainnya dalam Kondisi Sehat
Di tengah kabar duka tersebut, Kemenag Jepara memastikan bahwa mayoritas jemaah haji asal Jepara lainnya saat ini berada dalam kondisi sehat dan stabil.
Para jemaah kini tengah menunggu jadwal kepulangan ke Indonesia sambil memperbanyak ibadah di Masjidil Haram.
Berbagai kegiatan keagamaan terus dilakukan, di antaranya:
– Melaksanakan tawaf sunah di Masjidil Haram.
– Mengikuti khataman Al-Qur’an secara berjamaah.
– Memperbanyak zikir, doa, dan ibadah sunah lainnya.
– Mengisi waktu dengan kegiatan spiritual untuk menyempurnakan perjalanan ibadah haji.
Suasana haru dan doa terus mengiringi kabar wafatnya dua jemaah asal Jepara tersebut. Banyak pihak berharap kedua almarhum memperoleh ampunan Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, serta mendapatkan predikat haji yang mabrur.
Sementara itu, keluarga yang ditinggalkan diharapkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
***
Queensha Jepara, Jum’at, 5 Juni 2026.

Tinggalkan Balasan