Queensha.id – Jepara,
Kecamatan Jepara Kota menjadi salah satu wilayah yang menyimpan paling banyak jejak sejarah penyebaran Islam di Kabupaten Jepara. Hampir setiap kelurahan memiliki makam tokoh agama, habib, wali, hingga cikal bakal desa yang masih dihormati masyarakat hingga sekarang.
Sebagian besar makam tersebut rutin diziarahi masyarakat, terutama menjelang Ramadan, bulan Muharam (Suro), dan saat haul para ulama.
Berikut daftar lengkap tokoh di Kecamatan Jepara Kota.
15. Kelurahan Karangkebagusan
Tokoh yang dimakamkan di wilayah ini meliputi:
- Raden Tubagus Prawoto
- Ki Ageng Ladunni
- Syeikh Tubagus Kaffi
- Mbah Abdul Latif
Raden Tubagus Prawoto dikenal masyarakat sebagai salah satu tokoh sepuh yang memiliki hubungan dengan perkembangan Islam di Jepara. Sementara Ki Ageng Ladunni dipercaya sebagai ulama yang menyebarkan ilmu agama melalui pendidikan kepada masyarakat sekitar.
16. Kelurahan Panggang
Tokoh yang dimakamkan di kawasan Panggang antara lain:
- Sayyid Abu Bakar bin Muhammad Al Haddad
- Mbah Lobo
- Mbah Gandik
Makam-makam tersebut berada di sekitar Jalan Mangunsarkoro dan hingga kini masih sering dikunjungi peziarah.
17. Kelurahan Cumbring
Di wilayah Cumbring terdapat makam:
- Syeikh Wali Joko Lelono.
Dalam cerita masyarakat, beliau dikenal sebagai ulama pengembara yang berdakwah dari satu daerah ke daerah lain sebelum menetap di Jepara.
18. Kelurahan Potroyudan
Potroyudan menjadi salah satu kawasan yang memiliki banyak makam wali.
Daftarnya meliputi:
- Mbah Pakis Aji (Sayyid Abdurrahman bin Muhammad Al-Aydrus)
- Sayyid Amir (Mbah Cikal Bakal)
- Mbah Zaini bin Abdul Qodir
- Mbah Jauhari
- Mbah Abdul Latief
Mbah Pakis Aji
Nama Mbah Pakis Aji sangat dikenal masyarakat Jepara. Beliau diyakini sebagai ulama keturunan Rasulullah SAW yang berdakwah di kawasan pesisir Jepara.
Nama beliau bahkan dipercaya menjadi asal-usul penamaan wilayah Kecamatan Pakis Aji.
Hingga kini makam beliau ramai diziarahi masyarakat dari berbagai daerah.
19. Kelurahan Bapangan
Tokoh-tokohnya yaitu:
- Mbah Citro Kusumo (Ki Ageng Bapang)
- Pangeran Joyo Kandar
- Nyai Suli
- Kiai Ali
Ki Ageng Bapang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah awal Jepara. Dalam beberapa sumber disebutkan terdapat enam tokoh bergelar Citro Kusumo yang pernah memimpin wilayah Jepara.
20. Kelurahan Saripan
Saripan menjadi kawasan yang memiliki banyak makam tokoh penyebar Islam.
Di antaranya:
- Kyai Muliki Al Baghdadi
- Mbah Ladunni
- Pangeran Syarif (Sayyid Umar bin Yahya)
- Mbah Jenggala (Raden Abdul Jalil)
- Mbah Sumodirjan
- Mbah Ujungporo
- Syeikh Wali Zaini
- Mbah Agung Kiai Abdul Qodir
Pangeran Syarif
Pangeran Syarif atau Sayyid Umar bin Yahya merupakan salah satu tokoh yang dihormati masyarakat Jepara.
Makam beliau hingga kini menjadi tujuan ziarah masyarakat dari berbagai daerah.
21. Kelurahan Pengkol
Tokoh yang dimakamkan:
- Mbah Ongkowijoyo (Sayyid Abdurrohim Basyaiban)
- Mbah Dagang
- Mbah Ronggo Wangi (Mbah Syahbuddin)
Ketiganya dipercaya sebagai tokoh yang berperan dalam perkembangan permukiman awal kawasan Pengkol.
22. Kelurahan Jobokuto
Tokohnya:
- Mbah Mahmud.
23. Kelurahan Ujungbatu
Tokoh:
- Mbah Ronggo Mulyo.
Makam beliau berada di kawasan bawah Loji Gunung.
24. Kelurahan Kauman
Daftar tokoh:
- Sayyid Abdurrahman (Mbah Makam Dowo)
- Sayyid Abdul Qadir
- Mbah Dewi Maryam
- Mbah Tunggul Wulung
Mbah Makam Dowo menjadi salah satu makam tua yang cukup dikenal masyarakat Jepara.
25. Kelurahan Bulu
Tokoh:
- Mbah Cik Lanang (Sayyid Abdurrahman)
- Sayyid Abu Bakar bin Yahya Ba’alawi (Pulau Panjang)
Pulau Panjang sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata religi sekaligus wisata bahari di Jepara.
26. Kelurahan Demaan
Tokoh:
- Mbah Sabilan
- Datuk Keramat
Nama Datuk Keramat hingga kini masih dikenal masyarakat pesisir Jepara.
27. Kelurahan Kuwasen
Tokoh:
- Sayyid Hasan bin Ibrahim Al Hasani
- Syeikh Meisin (Mbah Wahsyi)
28. Kelurahan Mulyoharjo
Tokoh:
- Mbah Kiai Ali Muhammad.
29. Kelurahan Wonorejo
Tokoh:
- Mbah Baqila
- Mbah Sareh
- Mbah Mertoyudo
- Mbah Muhammad
30. Kelurahan Bandengan
Bandengan merupakan kawasan yang sangat penting dalam sejarah penyebaran Islam di pesisir Jepara.
Tokohnya meliputi:
- Syaikh Ki Ageng Prabangkoro
- Sayyid Sulaiman
- Syaikh Maulana Maghribi
- Sayyid Ahmad Bibir Pantai
- Syaikh Faqih Lop-Lop
- Syaikh Hasan Ibrahim Al Hasani
Maulana Maghribi
Nama Maulana Maghribi banyak ditemukan di berbagai daerah di Pulau Jawa. Dalam tradisi masyarakat, nama tersebut dikaitkan dengan ulama dari wilayah Maghrib (Afrika Utara) yang ikut menyebarkan Islam di Nusantara.
Namun para sejarawan juga mengingatkan bahwa beberapa makam Maulana Maghribi di berbagai daerah masih menjadi bahan kajian karena belum seluruhnya dapat dipastikan merujuk pada tokoh yang sama.
31. Kedungcino
Tokoh:
- Mbah Datuk Ngarimin.
Jejak Dakwah Islam di Kota Jepara
Berdasarkan tradisi lisan masyarakat, sebagian besar tokoh tersebut merupakan ulama, habib, maupun pembuka wilayah yang datang ke Jepara melalui jalur perdagangan laut.
Mereka berdakwah dengan pendekatan budaya, pendidikan, pertanian, perdagangan, hingga pembinaan masyarakat sehingga Islam berkembang secara damai di wilayah pesisir Jepara.
Sebagian kisah mereka telah terdokumentasi dalam berbagai manuskrip lokal, sementara sebagian lainnya masih diwariskan secara turun-temurun melalui cerita masyarakat dan tradisi haul.
Bersambung ke Bagian 3
Pada bagian selanjutnya akan dibahas secara lengkap makam para wali dan cikal bakal desa di:
- Kecamatan Kalinyamatan
- Kecamatan Karimunjawa
- Kecamatan Kedung
termasuk kisah Sultan Hadlirin, Ratu Kalinyamat, Mbah Ngawi murid Sunan Giri, Maulana Maghribi Kedung, Habib Abdullah Bafaqih, Ki Aji Tunggal, serta puluhan tokoh lainnya yang memiliki peran penting dalam sejarah Jepara.
***
Sumber: Berbagai sumber.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan