Queensha.id – Jepara, (Wisata Religi)

 

Setelah mengulas makam para wali dan tokoh penyebar Islam di Bangsri, Batealit, Donorojo, serta Jepara Kota, perjalanan sejarah Islam di Kabupaten Jepara berlanjut ke wilayah Kalinyamatan, Karimunjawa, dan Kedung.

 

Di tiga kecamatan ini terdapat sejumlah makam ulama, habib, dan tokoh cikal bakal desa yang hingga kini masih dihormati masyarakat. Sebagian bahkan menjadi tujuan wisata religi yang ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.

Kecamatan Kalinyamatan

Kalinyamatan merupakan salah satu wilayah yang memiliki nilai sejarah penting dalam perkembangan Islam di Jepara. Nama kecamatan ini tidak dapat dipisahkan dari sosok Ratu Kalinyamat, penguasa Jepara yang dikenal sebagai pemimpin perempuan pemberani pada abad ke-16.

Desa Bandungrejo

Tokoh yang dimakamkan:

  • Mbah Wurukan
  • Tokoh perempuan yang dikenal sebagai “Mbah Wurukan Wadon” (berada di depan kediaman almarhum H. Romli).

Mbah Wurukan dipercaya sebagai salah satu sesepuh yang membuka kawasan Bandungrejo dan menjadi penyebar ajaran Islam di wilayah tersebut.

Desa Banyuputih

Tokoh:

  • Mbah Ngawi.

Dalam tradisi masyarakat, Mbah Ngawi diyakini sebagai murid Sunan Giri, salah satu anggota Wali Songo. Haul beliau diperingati setiap 21 Muharam dan masih dihadiri banyak peziarah.

Desa Damarjati

Tokoh:

  • Mbah Buyut Kapal.

Desa Kriyan

Tokoh:

  • Mbah Brungut.
  • Mbah Sidiq (Yik Nde).

Menurut cerita masyarakat, Mbah Sidiq hidup sezaman dengan Datuk Subuh (Sidi Gede) serta Mbah Wurukan.

Desa Manyargading

Tokoh:

  • Mbah Ronggo Kusumo.

Desa Pendosawalan

Tokoh:

  • Mbah Dombang.

Desa Robayan

Tokoh:

  • Mbah Roboyo.
  • Mbah Raden.
  • Mbah Buyut.

Ketiga tokoh tersebut diyakini sebagai cikal bakal permukiman awal Desa Robayan.

Kecamatan Karimunjawa

Selain dikenal sebagai destinasi wisata bahari dunia, Karimunjawa juga memiliki sejarah penyebaran Islam yang kuat.

Desa Karimunjawa

Tokoh:

  • Sunan Nyamplungan.
  • Mbah Nyai Zizah.

Sunan Nyamplungan

Sunan Nyamplungan diyakini bernama Sayyid Abdullah, putra Sunan Muria menurut tradisi lokal. Beliau dikenal sebagai tokoh yang menyebarkan Islam di Kepulauan Karimunjawa dengan pendekatan damai kepada masyarakat pesisir.

Makam Sunan Nyamplungan hingga kini menjadi salah satu destinasi wisata religi paling terkenal di Karimunjawa dan banyak dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.

Desa Kemojan

Tokoh:

  • Sayyid Abdullah.

Tokoh ini juga dikenal sebagai penyebar Islam di kawasan Kemojan.

Kecamatan Kedung

Kecamatan Kedung merupakan wilayah pesisir selatan Jepara yang memiliki banyak makam ulama dan tokoh pembuka desa.

Desa Bugel

Tokoh:

  • Mbah Maulana Mangun Sejati.

Desa Dongos

Tokoh:

  • Mbah Faqir (Mboro).
  • Mbah Maulana.
  • Datuk Joyokusumo.
  • Datuk Joyopotro.
  • Eyang Sakimah.

Kelima tokoh tersebut dipercaya sebagai sesepuh yang berperan dalam pembukaan wilayah Dongos.

Desa Karangaji

Tokoh:

  • Ki Aji Tunggal.

Nama Ki Aji Tunggal sangat dikenal masyarakat Karangaji sebagai tokoh penyebar Islam sekaligus cikal bakal desa.

Desa Kedungmalang

Tokoh:

  • Maulana Maghribi.
  • Mbah Sholeh.
  • Mbah Abdurrahman.

Makam Maulana Maghribi di Kedungmalang hingga kini rutin diperingati haul setiap 11 Jumadil Awal.

Desa Kerso

Tokoh:

  • Mbah Sapin.
  • Mbah Sayeg (Datuk Sikangkrang).

Desa Sowan Kidul

Tokoh:

  • Mbah Kopek.

Desa Sowan Lor

Tokoh:

  • Mbah Lukman Hakim.
  • Mbah Mursodo.
  • Mbah Sedandang.
  • Mbah Solo.

Desa Sukosono

Tokoh:

  • Datuk Gurunadi Singorojo.

Dalam tradisi masyarakat disebut memiliki keterkaitan dengan cikal bakal Desa Singorojo di Kecamatan Mayong.

Desa Surodadi

Tokoh:

  • KH Asro.
  • Habib Abdullah Bafaqih (Mbah Pathok Dalang).
  • Mbah Berasan.
  • Mbah Nameng.

Habib Abdullah Bafaqih

Habib Abdullah Bafaqih dikenal sebagai ulama yang berdakwah di wilayah pesisir Kedung. Makam beliau masih menjadi tujuan ziarah masyarakat, terutama saat bulan Muharam.

Desa Tedunan

Tokoh:

  • Mbah Ndheroh.

Warisan Dakwah yang Terus Dijaga

Keberadaan makam-makam para wali dan sesepuh tersebut tidak hanya menjadi bukti sejarah masuknya Islam di Jepara, tetapi juga menunjukkan kuatnya tradisi gotong royong, musyawarah, dan pendidikan agama yang diwariskan kepada masyarakat hingga saat ini.

Meski sebagian kisah para tokoh berasal dari tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun, keberadaan makam serta tradisi haul yang masih lestari menjadi bagian penting dari identitas budaya dan sejarah Kabupaten Jepara.

Bersambung ke Bagian 4

Pada Bagian 4, akan dibahas secara lengkap makam para wali dan cikal bakal desa di:

  • Kecamatan Keling
  • Kecamatan Kembang
  • Kecamatan Mayong

Di antaranya akan mengulas tokoh-tokoh seperti Syeikh Sawunggaling (Ki Ageng Keling), Syeikh Bono Keling, Syeikh Lemah Abang, Syeikh Kertosuro, Mbah Alim Agung, Mbah Nawawi murid Sunan Kalijaga, Syeikh Baladah (Mbah Mesir), KH Abdul Syukur, Datuk Singorojo, serta puluhan tokoh lainnya yang memiliki jejak penting dalam sejarah penyebaran Islam di Kabupaten Jepara.

(Bersambung)

 

***

Sumber: Berbagai sumber.

Penulis: Vico Rahman.