Queensha.id – Jakarta,

 

Dunia hiburan Tanah Air kembali dihebohkan dengan polemik lagu yang viral di media sosial. Pedangdut Mala Agatha dan Icha Chellow dilaporkan ke pihak kepolisian usai mengubah lirik lagu “Gapapa” milik Anisa Bahar menjadi versi yang dinilai vulgar dan tidak pantas.

Kasus ini menuai sorotan publik, terlebih setelah anggota DPR RI Atalia Praratya turut mengecam konten tersebut karena dinilai merendahkan perempuan dan berpotensi memberikan dampak buruk bagi generasi muda.

 

Anisa Bahar Murka, Lirik Lagu Diubah Jadi Vulgar

Kontroversi bermula ketika Anisa Bahar mengetahui lagu ciptaannya berjudul Gapapa diubah menjadi versi dengan lirik bermuatan seksual.

Perubahan lirik tersebut kemudian viral di berbagai platform media sosial dan memicu reaksi keras dari sang penyanyi dangdut senior.

Anisa Bahar menegaskan dirinya tidak akan tinggal diam dan akan menempuh jalur hukum karena menilai perubahan lirik tersebut telah merusak makna lagu sekaligus berdampak negatif bagi masyarakat.

“Mami enggak akan tinggal diam. Mami akan proses ini supaya ada efek jera karena lagu ini sudah sangat merusak, terutama untuk anak-anak bangsa,” tegas Anisa Bahar.

Dilaporkan ke Polisi

Polemik tersebut berlanjut ketika Ketua Umum DPP Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar, secara resmi melaporkan Mala Agatha dan Icha Chellow ke Polrestabes Surabaya pada Kamis (9/7/2026).

Laporan itu diajukan karena lagu versi modifikasi yang dibawakan keduanya dinilai mengandung unsur vulgar dan dikhawatirkan dapat merusak moral masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja yang mengakses media sosial.

Hingga kini, proses hukum masih berlangsung dan belum ada putusan pengadilan yang menyatakan adanya pelanggaran pidana. Karena itu, seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

 

Atalia Praratya Ikut Mengecam

Selain mendapat protes dari Anisa Bahar, aksi Mala Agatha dan Icha Chellow juga menuai kritik dari anggota DPR RI Atalia Praratya.

Melalui akun media sosialnya, Atalia menyampaikan keprihatinannya terhadap konten hiburan yang dianggap semakin mengabaikan nilai kesopanan.

Menurutnya, karya seni seharusnya menjadi sarana edukasi dan hiburan yang bermartabat, bukan justru menyebarkan lirik yang dinilai merendahkan perempuan dan berpotensi memengaruhi perilaku generasi muda.

 

Mala Agatha dan Icha Chellow Belum Memberikan Tanggapan

Hingga berita ini ditulis, baik Mala Agatha maupun Icha Chellow belum memberikan klarifikasi resmi terkait laporan polisi maupun kritik yang datang dari Anisa Bahar dan Atalia Praratya.

Publik kini menantikan perkembangan proses hukum sekaligus penjelasan dari kedua penyanyi tersebut mengenai alasan di balik perubahan lirik lagu yang memicu kontroversi.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi dalam berkarya tetap memiliki batas, terutama ketika menyangkut hak cipta, etika, dan dampak sosial terhadap masyarakat luas.

 

***

Sumber: TB.

Penulis: Vico Rahman.