Queensha.id – Jakarta,

 

Aktris muda Syifa Hadju tidak hanya dikenal melalui kiprahnya di dunia hiburan, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Terbaru, pemeran film Catatan Si Boy (2023) tersebut terlibat dalam kampanye edukasi mengenai kesehatan menstruasi dan gaya hidup ramah lingkungan dari sekolah ke sekolah di Jakarta.

Melalui program School to School Extra Maxi, Syifa Hadju bersama Charm mengajak para siswi SMA untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi perempuan sekaligus menerapkan kebiasaan yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Kampanye sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian Syifa Hadju terhadap generasi muda, khususnya perempuan, agar lebih sadar bahwa keputusan kecil dalam kehidupan sehari-hari dapat memberikan dampak besar bagi keberlangsungan bumi.

 

Syifa Hadju Terapkan Kebiasaan Ramah Lingkungan

Syifa Hadju mengungkapkan bahwa dirinya berusaha menerapkan gaya hidup berkelanjutan melalui berbagai kebiasaan sederhana. Salah satunya dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan memanfaatkan barang yang dapat digunakan kembali.

“Aku selalu usahakan bawa tumbler dan tote bag sendiri buat mengurangi plastik sekali pakai, mengurangi penggunaan kertas dengan beralih ke skrip digital, misalnya, dengan tablet daripada harus dicetak,” ujar Syifa Hadju dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (8/9/2026).

Kebiasaan tersebut kemudian menjadi salah satu alasan Syifa Hadju dipercaya sebagai Brand Ambassador Charm untuk menyuarakan pentingnya gaya hidup ramah lingkungan kepada para pelajar.

 

Edukasi Menstruasi dan Produk Ramah Lingkungan

Dalam program School to School Extra Maxi, Syifa Hadju dan Charm memberikan edukasi praktis mengenai kesehatan menstruasi sekaligus memperkenalkan pentingnya memilih produk sanitasi perempuan yang memperhatikan aspek lingkungan.

Syifa mengajak para remaja perempuan agar mulai mempertimbangkan penggunaan produk yang lebih ramah lingkungan sebagai bagian dari kepedulian terhadap bumi.

“Sebisa mungkin pilih produk ramah lingkungan, termasuk pembalut. Charm sudah bertahun-tahun meluncurkan pembalut seperti itu. Aku percaya perubahan besar buat bumi dan lingkungan bisa dimulai dari keseharian kita,” ungkap Syifa.

Menurutnya, menjaga lingkungan tidak harus dimulai dari langkah besar. Perubahan dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

 

Remaja Perempuan Mulai Peduli Produk Berkelanjutan

Berdasarkan riset internal Charm, kesadaran remaja perempuan terhadap isu lingkungan terus meningkat. Banyak dari mereka mulai mempertimbangkan aspek keberlanjutan sebelum memilih produk yang digunakan sehari-hari.

Riset tersebut menunjukkan hampir 30 persen responden bersedia membayar lebih mahal untuk produk pembalut yang ramah lingkungan. Selain itu, sekitar 25 persen responden menjadikan faktor ramah lingkungan sebagai pertimbangan utama dalam memilih produk sanitasi kewanitaan.

Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin memiliki kepedulian terhadap upaya menjaga lingkungan melalui pilihan konsumsi sehari-hari.

 

Mendorong Generasi Muda Dukung Masa Depan Bumi

Presiden Direktur Unicharm, Yasutaka Nishioka, mengatakan program School to School Extra Maxi memiliki misi besar untuk menginspirasi generasi muda agar membangun kebiasaan hidup ramah lingkungan sejak dini.

“Program edukasi School to School Extra Maxi hadir membawa misi yang lebih besar, yaitu menginspirasi generasi muda untuk membiasakan gaya hidup ramah lingkungan sejak dini demi melestarikan masa depan bumi,” kata Yasutaka Nishioka.

Ia menambahkan, kehadiran logo “Ethical Living for SDGs” pada kemasan Charm Extra Maxi Bio Materials Eco Friendly Package diharapkan dapat meningkatkan kesadaran konsumen bahwa setiap pilihan memiliki dampak positif bagi bumi.

Melalui kampanye ini, Syifa Hadju berharap para siswi yang mengikuti edukasi dapat menjadi generasi yang lebih peduli terhadap kesehatan diri sekaligus lingkungan.

 

***

Sumber: detikHOT.