Queensha.id – Jepara,

 

PT Samwon Busana Indonesia yang berlokasi di Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, dipastikan menghentikan seluruh operasional pabriknya mulai 1 Agustus 2026. Penutupan ini menandai berakhirnya perjalanan salah satu perusahaan garmen berorientasi ekspor terbesar yang pernah beroperasi di Kabupaten Jepara.

Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan mengalami penurunan permintaan dari pasar internasional dalam beberapa tahun terakhir. Dampaknya, sebanyak 680 karyawan yang masih aktif akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

HR Manager PT Samwon Busana Indonesia, Taufan Adi Susilo, menjelaskan bahwa perusahaan pernah berada pada masa kejayaannya pada periode 2017 hingga 2018 dengan jumlah tenaga kerja mencapai sekitar 2.200 orang.

Namun, kondisi mulai berubah setelah pandemi Covid-19. Permintaan dari buyer luar negeri terus mengalami penurunan, terutama pada periode 2023 hingga 2024.

Menurut Taufan, puncak penurunan terjadi pada 2024 ketika jumlah pesanan turun sekitar 30 hingga 40 persen. Bahkan, beberapa buyer memutuskan menghentikan kerja sama pemesanan produk, sehingga berdampak langsung terhadap keberlangsungan operasional perusahaan.

Menghadapi kondisi tersebut, manajemen telah melakukan berbagai langkah efisiensi, termasuk tidak merekrut pekerja baru untuk menggantikan karyawan yang mengundurkan diri.

Memasuki tahun 2026, perusahaan mulai melakukan PHK terhadap sekitar 120 pekerja. Namun, kondisi pasar yang belum membaik membuat manajemen akhirnya mengambil keputusan untuk menutup pabrik secara permanen.

Sebanyak 680 karyawan yang masih bekerja akan menerima hak-haknya sesuai ketentuan perusahaan. Aktivitas produksi sendiri masih berlangsung hingga 31 Juli 2026 sebagai hari terakhir operasional.

“Operasional saat ini masih berjalan sampai hari terakhir masa kerja pada 31 Juli. Di hari terakhir tersebut, perusahaan akan membayarkan pesangon, uang penghargaan masa kerja, serta sisa cuti tahunan. Sementara gaji terakhir akan dibayarkan pada 5 Agustus 2026,” jelas Taufan, dilansir dari berbagai sumber.

Sebelum akhirnya tutup, PT Samwon Busana Indonesia dikenal sebagai salah satu perusahaan garmen berorientasi ekspor yang memproduksi berbagai produk pakaian untuk sejumlah merek internasional, dengan pasar utama di Amerika Serikat.

Penurunan permintaan global pasca pandemi menjadi faktor utama yang membuat perusahaan tidak lagi mampu mempertahankan operasionalnya di Jepara. Penutupan PT Samwon sekaligus menjadi pukulan bagi sektor industri padat karya di Kabupaten Jepara, mengingat perusahaan tersebut pernah menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di wilayah Kalinyamatan.

***

Sumber: IR.

Penulis: Vico Rahman.