Queensha.id – Kabupaten Semarang,
Kasus dugaan perampokan yang menimpa konter ponsel Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, berujung tragis. Pemilik konter, Candra Sasmito, dilaporkan ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Honda Jazz miliknya di wilayah Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Kamis (6/8/2026).
Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian publik karena diduga berkaitan dengan aksi perampokan yang terjadi di konter milik korban. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kronologi dan pelaku di balik kejadian tersebut.
Konter Ditemukan Berantakan, Stok Ponsel Raib
Peristiwa bermula ketika karyawan Royal Phone merasa curiga lantaran hingga siang hari konter belum juga buka. Upaya menghubungi Candra Sasmito tidak membuahkan hasil karena telepon seluler korban tidak aktif.
Karena khawatir, karyawan bersama warga akhirnya mendobrak pintu konter. Di dalam, mereka mendapati kondisi toko dalam keadaan berantakan. Sejumlah barang, termasuk stok telepon genggam, dilaporkan hilang. Selain itu, mobil Honda Jazz milik korban juga tidak berada di lokasi, sementara perangkat CCTV disebut telah dilepas dari tempatnya.
Korban Ditemukan Meninggal di Gubug
Beberapa jam setelah laporan dugaan perampokan diterima, warga Dusun Tembelingan, Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, digegerkan dengan penemuan sesosok laki-laki di dalam sebuah mobil Honda Jazz.
Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan informasi yang berkembang, korban diduga merupakan Candra Sasmito, pemilik Royal Phone Ambarawa. Namun, proses identifikasi dan penyelidikan tetap dilakukan secara menyeluruh oleh aparat kepolisian.
Polisi: Masih Tahap Penyelidikan
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana membenarkan bahwa pihaknya tengah menangani kasus tersebut.
“Iya, ini sedang penyelidikan. Termasuk mendatangi lokasi di Purwodadi (Grobogan),” ujar AKP Bodia Teja Lelana saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan olah TKP dan belum dapat memastikan penyebab kematian korban.
“Masih olah TKP,” kata AKP Anang Heriyanto singkat saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2026).
Polisi Gabungkan Dua Peristiwa
Hingga saat ini, Polres Semarang masih mendalami keterkaitan antara dugaan perampokan di konter Royal Phone dengan penemuan jasad korban di Kabupaten Grobogan.
Penyidik masih mengumpulkan barang bukti, memeriksa rekaman yang tersedia, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap motif dan pelaku dalam kasus tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Keterangan resmi mengenai penyebab kematian, identitas pelaku, maupun motif kejahatan akan disampaikan setelah proses penyelidikan dan penyidikan memperoleh hasil yang cukup.
Kasus ini masih terus berkembang, dan kepolisian memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta di balik meninggalnya pemilik Royal Phone Ambarawa tersebut.
***
Sumber: BS.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan