Queensha.id – Grobogan,

 

Kisah pernikahan Laella Nur Fadhilah (20) dengan Rico Putra Roberto Syah (23) masih menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Pernikahan pasangan asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, itu menarik perhatian karena mahar yang diberikan berupa satu unit ekskavator, dua mobil, dua sepeda motor, serta uang tunai dengan total nilai sekitar Rp2 miliar.

Di balik kemewahan mahar tersebut, Laella mengungkapkan bahwa dirinya sempat memiliki cita-cita menjadi seorang prajurit TNI mengikuti jejak kakaknya yang kini bertugas sebagai tentara aktif.

Laella merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Karena kakak laki-lakinya yang merupakan anggota TNI belum menikah, keluarga terlebih dahulu menggelar prosesi adat langkahan sebelum akad nikah berlangsung.

“Kemarin ada langkahan. Kakak perempuan saya sudah menikah, sedangkan kakak laki-laki saya belum, jadi saya melangkahi,” ujar Laella saat ditemui di kediaman orang tuanya di Dusun Larangan, Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung, Grobogan, Senin (10/8/2026) dilansir dari Detik Jateng.

Kakak Bertugas di Papua

Laella menjelaskan, kakaknya yang bertugas sebagai anggota TNI tidak dapat menghadiri resepsi pernikahan karena sedang menjalankan tugas di Papua.

“Kakak sedang di Papua, jadi kemarin tidak bisa datang,” katanya.

Keberadaan sang kakak sempat menjadi motivasi bagi Laella untuk mengikuti jejak sebagai anggota TNI. Namun, niat tersebut akhirnya urung setelah mendapat masukan mengenai beratnya tanggung jawab sebagai seorang prajurit.

“Saya sempat ingin daftar tentara. Tapi kakak bilang tugas tentara itu berat, mulai dari pendidikan hingga penempatan tugas yang bisa di mana saja,” ungkapnya.

Memilih Menikah dengan Rico

Takdir kemudian membawa Laella bertemu dengan Rico Putra Roberto Syah melalui media sosial pada November 2025. Hubungan keduanya berlanjut hingga akhirnya resmi menikah pada Sabtu (8/8/2026).

Menurut Laella, keputusan menerima pinangan Rico didasari oleh rasa percaya terhadap tanggung jawab sang suami.

“Mas Rico orangnya bertanggung jawab dan mau berusaha, itu yang membuat saya yakin menerima lamarannya,” tuturnya.

Usai menikah, Laella berencana menetap di rumah suaminya di Karangrejo, Kabupaten Grobogan.

“Harapannya semoga rumah tangga kami selalu rukun,” katanya.

 

Mahar Ekskavator Jadi Sumber Penghasilan

Tak hanya menjadi simbol pernikahan, ekskavator yang dijadikan mahar juga akan dimanfaatkan sebagai aset produktif.

Laella mengatakan alat berat tersebut nantinya akan disewakan sehingga dapat menjadi sumber pendapatan keluarga. Selain itu, ia juga memiliki rencana membuka usaha baru setelah menikah.

“Ekskavatornya nanti disewakan. Penghasilannya dari situ, lalu ke depannya ingin membuka usaha lagi,” jelasnya.

Mahar Senilai Rp2 Miliar

Sebelumnya, Rico mengungkapkan bahwa mahar yang diberikan kepada istrinya terdiri dari:

  • 1 unit ekskavator XE60GA
  • 1 unit mobil GWM Tank
  • 1 unit Honda Brio
  • 1 unit Yamaha YZ
  • 1 unit Vespa Primavera
  • Uang tunai sekitar Rp2 juta sesuai tanggal akad nikah

Nilai keseluruhan mahar tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.

Rico menjelaskan, ekskavator yang diberikan bernilai sekitar Rp400 juta. Sementara dua mobil memiliki nilai mendekati Rp1 miliar, ditambah dua sepeda motor yang nilainya lebih dari Rp170 juta.

Menariknya, kedua mobil yang dijadikan mahar menggunakan pelat nomor khusus sebagai simbol cinta. Mobil GWM menggunakan nomor K 121 CO yang dimaknai sebagai nama Rico, sedangkan Honda Brio memakai pelat K 333 LA yang melambangkan nama panggilan Laella.

 

Berawal dari Media Sosial

Rico diketahui menjalankan usaha kontraktor alat berat sejak tahun 2022. Pertemuannya dengan Laella bermula melalui media sosial pada November 2025 hingga akhirnya keduanya memutuskan melangkah ke jenjang pernikahan.

Video prosesi pernikahan mereka yang menampilkan deretan kendaraan dan alat berat sebagai mahar pun menjadi viral dan menuai beragam komentar dari warganet.

 

***

Sumber: Detik Jateng.

Penulis ulang: Vico Rahman.