Queensha.id – Jepara,

 

Sebuah kanopi minimalis rumah dilaporkan terlepas dan terbang terbawa angin kencang di Perumahan Marison Regency, Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 10.45 WIB.

Kanopi tersebut diketahui berasal dari rumah milik Zaenal, penghuni Blok G22 yang berprofesi sebagai pengusaha kurungan burung. Akibat kuatnya hembusan angin, kanopi terlepas dari rangkanya dan melayang cukup tinggi hingga akhirnya menimpa rumah milik Alvin, penghuni Blok E22 yang merupakan pengusaha mebel.

Sebelum menghantam rumah tujuan akhirnya, kanopi tersebut sempat melintas di atas rumah milik Andik yang berada di Blok F9.

Peristiwa itu membuat warga sekitar panik lantaran terdengar suara benturan yang cukup keras saat kanopi menghantam bangunan.

“Tadi suaranya bikin heboh warga sekitar, bruaaakkk, saya kira gempa,” ujar Reza, tetangga Alvin, Minggu (30/8/2026).

Menurut Reza, jarak antara rumah asal kanopi dengan rumah yang tertimpa diperkirakan mencapai sekitar 30 meter.

“Kalau dilihat, kanopi yang terbang itu sekitar 30 meteran jaraknya antara rumah Pak Zaenal ke rumah Pak Alvin,” imbuhnya.

Selain menyebabkan kepanikan warga, insiden tersebut juga mengakibatkan beberapa kabel jaringan WiFi mengalami kerusakan. Meski demikian, warga merasa heran karena kanopi yang melayang tinggi itu justru melewati kabel saluran listrik menuju tiang listrik tanpa menimbulkan gangguan pada jaringan listrik.

Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kerugian yang dialami masih berupa kerusakan material dan putusnya sebagian kabel WiFi.

Sebelumnya, angin kencang juga sempat menyebabkan sebuah tenda berukuran besar yang dipasang di depan Mushola Al-Hikmah Marison Regency tersapu angin hingga terbalik dan berpindah ke sisi samping mushola. Peristiwa tersebut menjadi tanda bahwa kondisi cuaca di kawasan itu sedang kurang bersahabat.

Warga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi mengingat angin kencang berpotensi membahayakan keselamatan penghuni maupun merusak bangunan.

“Saya berharap tidak ada kejadian terulang lagi. Kita berdoa saja, semoga semua warga Marison Regency Suwawal aman dari semburan angin,” tambah Reza.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Marison Regency Suwawal, Prastowo, terlihat sibuk membantu proses penanganan bersama warga serta berkoordinasi dengan tetangga yang terdampak agar situasi segera kembali kondusif.

Warga diimbau untuk memeriksa kembali kondisi atap, kanopi, tenda, maupun bangunan tambahan lainnya agar dipastikan terpasang dengan kuat, terutama saat cuaca berpotensi disertai angin kencang. Langkah antisipasi tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko terjadinya insiden serupa di kemudian hari.

 

***

Sumber: Queensha Jepara.

Penulis: Vico Rahman.