Queensha.id – Jepara,

 

Persijap Jepara membidik hasil positif saat menghadapi Dewa United pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027. Laga yang berlangsung di Stadion Internasional Banten, Serang, Selasa (20/10/2026) malam, menjadi kesempatan bagi Laskar Kalinyamat untuk mengakhiri tren buruk di awal musim.

Pelatih interim Persijap Jepara, Antonio Claudio, menegaskan timnya datang dengan tekad kuat untuk mencuri poin. Setelah mengalami lima kekalahan beruntun, Persijap membutuhkan hasil positif demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

“Kami sangat membutuhkan poin. Kami akan berjuang untuk mendapatkan poin itu,” ujar Antonio Claudio yang akrab disapa Toyo.

Persijap Jepara Terpuruk di Dasar Klasemen BRI Super League

Persijap Jepara saat ini berada di dasar klasemen sementara BRI Super League 2026/2027 tanpa mengoleksi satu pun poin. Lima pertandingan awal musim belum mampu dimanfaatkan Laskar Kalinyamat untuk meraih kemenangan maupun hasil imbang.

Rentetan hasil buruk tersebut membuat Persijap harus melakukan perubahan di sektor kepelatihan. Sebelumnya, Juan Cortes dan Mario Lemos tidak lagi menangani tim, hingga akhirnya Antonio Claudio dipercaya mengambil alih posisi pelatih interim.

Meski menyadari kondisi Persijap tidak ideal, Toyo menegaskan situasi tersebut bukan alasan bagi timnya untuk menyerah sebelum pertandingan.

Menurutnya, seluruh pemain memahami pentingnya laga menghadapi Dewa United. Tim pelatih juga telah berusaha memaksimalkan waktu persiapan yang tersedia.

“Kami maksimalkan waktu yang ada untuk persiapan. Semua pemain tahu betapa pentingnya laga lawan Dewa United. Mereka recovery memang lebih panjang. Namun, kami siap memberikan yang terbaik,” tegas pelatih asal Brasil tersebut.

Jadwal Padat Jadi Tantangan Persijap Jepara

Antonio Claudio juga menyoroti jadwal padat yang harus dijalani Persijap Jepara. Setelah menghadapi Isenmulang FC, skuad Laskar Kalinyamat hanya memiliki waktu singkat untuk melakukan pemulihan kondisi pemain.

“Seperti semua ketahui, memang jadwal padat. Setelah laga lawan Isenmulang FC, kami ada waktu sehari untuk recovery, lalu kami persiapan,” kata Toyo.

Meski waktu persiapan terbatas, mantan pemain tersebut memastikan para pemain tetap fokus dan siap memberikan penampilan terbaik menghadapi Dewa United.

“Memang tidak ada banyak waktu, tapi kita maksimalkan waktu yang ada. Semua pemain siap memberikan yang terbaik untuk laga besok,” ujarnya.

Laga Lawan Dewa United Jadi Momentum Kebangkitan

Persijap Jepara sebelumnya harus mengakui keunggulan sejumlah lawan pada awal musim, di antaranya Madura United, Borneo FC, Persib Bandung, Bali United, dan Isenmulang FC.

Lima kekalahan beruntun tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi Antonio Claudio untuk membangkitkan mental dan performa tim.

Pertandingan melawan Dewa United pun menjadi momentum penting bagi Persijap Jepara untuk mendapatkan poin perdana sekaligus menghentikan laju negatif di kompetisi BRI Super League 2026/2027.

Dengan semangat bangkit dan persiapan yang terus dimaksimalkan, Laskar Kalinyamat berharap mampu memberikan kejutan dan membawa pulang hasil terbaik dari Stadion Internasional Banten.

 

***