Queensha.id – Jepara,

 

Kabupaten Jepara dikenal sebagai daerah yang memiliki kekayaan wisata, budaya, sejarah, serta ekonomi kreatif yang kuat. Untuk memperkenalkan berbagai potensi tersebut kepada masyarakat luas, Pemerintah Kabupaten Jepara menghadirkan ajang Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Jepara sebagai wadah bagi generasi muda untuk menjadi wajah promosi daerah.

Duta Wisata Jepara bukan hanya sebuah ajang pemilihan figur berprestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda agar memiliki wawasan tentang pariwisata, budaya, sejarah, serta mampu membawa nama Jepara ke tingkat yang lebih luas.

Sejarah Duta Wisata Jepara

Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Jepara mulai dikenal masyarakat sejak sekitar tahun 2013. Ajang ini menjadi bagian dari program pengembangan pariwisata daerah dengan melibatkan anak muda Jepara yang memiliki kemampuan komunikasi, pengetahuan budaya, serta kepedulian terhadap potensi daerah.

Melalui ajang tersebut, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap muncul generasi muda yang mampu menjadi penghubung antara pemerintah, masyarakat, dan wisatawan.

Seiring perkembangan zaman, peran Duta Wisata Jepara semakin berkembang. Tidak hanya tampil dalam acara resmi, para duta wisata juga dituntut aktif memanfaatkan media sosial untuk mengenalkan destinasi wisata, kuliner, seni budaya, dan produk ekonomi kreatif Jepara.

Urutan Perjalanan Duta Wisata Jepara dari Awal Hingga Sekarang

Berikut perjalanan Duta Wisata Jepara berdasarkan dokumentasi yang berhasil dihimpun:

1. Tahun 2013 – Awal Penyelenggaraan Duta Wisata Jepara

Pada tahun 2013, Pemkab Jepara mulai menyelenggarakan pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Jepara. Ajang ini menjadi langkah awal mencari figur muda yang mampu menjadi ikon promosi wisata daerah.

Pada periode awal tersebut, Uchibul Muhsinin dan Mariska Herdiyanti tercatat sebagai pasangan yang meraih gelar Duta Wisata Jepara.

2. Tahun 2014 – Regenerasi Duta Wisata Jepara

Pada tahun 2014, pemilihan Duta Wisata Jepara terus berjalan sebagai upaya regenerasi generasi muda yang peduli terhadap perkembangan wisata dan budaya daerah.

3. Tahun 2015 – Penguatan Peran Generasi Muda

Tahun 2015 menjadi bagian dari perjalanan Duta Wisata Jepara dalam memperkenalkan berbagai potensi daerah, meskipun dokumentasi nama pemenang belum banyak tersedia secara publik.

4. Tahun 2016 – Jodi Satria Affan dan Angel Lourence Putri Djadmiko

Pasangan Jodi Satria Affan dan Angel Lourence Putri Djadmiko berhasil dinobatkan sebagai Mas dan Mbak Duta Wisata Jepara Tahun 2016.

Keduanya membawa misi memperkenalkan potensi wisata Jepara, mulai dari wisata bahari, kerajinan ukir, hingga budaya lokal.

5. Tahun 2017 – Haris Ihza Mahendra dan Regina Lulufani

Pada tahun 2017, gelar Mas dan Mbak Duta Wisata Jepara diraih oleh Haris Ihza Mahendra dan Regina Lulufani.

Keduanya kemudian menjadi representasi Jepara dalam kegiatan promosi wisata dan membawa nama daerah dalam ajang tingkat Provinsi Jawa Tengah.

6. Tahun 2018 – Regenerasi Berlanjut

Pemilihan Duta Wisata Jepara tetap menjadi agenda pembinaan generasi muda. Pada periode ini, fokus utama adalah meningkatkan kemampuan komunikasi, wawasan budaya, dan promosi pariwisata.

7. Tahun 2019 – Ajang Sebelum Pandemi

Tahun 2019 menjadi salah satu periode terakhir sebelum pandemi Covid-19 yang menghambat berbagai kegiatan masyarakat, termasuk sejumlah agenda pariwisata.

8. Tahun 2020 – Vakum Akibat Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 menyebabkan berbagai kegiatan daerah mengalami pembatasan, termasuk pelaksanaan pemilihan Duta Wisata Jepara.

9. Tahun 2021 – Syahrul Habib Maulana dan Efie Rohmatin Marfuah

Setelah vakum akibat pandemi, ajang Duta Wisata Jepara kembali digelar.

Pasangan Syahrul Habib Maulana dan Efie Rohmatin Marfuah terpilih sebagai Mas dan Mbak Duta Wisata Jepara Tahun 2021.

Keduanya diharapkan mampu menjaga budaya lokal serta membantu promosi wisata Jepara kepada masyarakat luas.

10. Tahun 2026 – Muhammad Rifqi Amril Latif dan Khubaila Dwi Oktavia

Pada tahun 2026, Muhammad Rifqi Amril Latif dari Universitas Negeri Semarang dan Khubaila Dwi Oktavia dari Yayasan Rekasuna berhasil meraih gelar Juara 1 Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Jepara Tahun 2026.

Kemenangan tersebut menjadi puncak dari proses seleksi generasi muda terbaik Jepara yang memiliki kemampuan, wawasan, dan kepedulian terhadap dunia pariwisata.

Tujuan Diadakannya Duta Wisata Jepara

Pemilihan Duta Wisata Jepara memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:

  1. Mempromosikan potensi wisata Kabupaten Jepara.
  2. Mengenalkan budaya dan sejarah Jepara.
  3. Menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap daerah.
  4. Mendorong kreativitas anak muda dalam bidang pariwisata.
  5. Menjadi media promosi wisata melalui teknologi digital.
  6. Mendukung perkembangan ekonomi kreatif.
  7. Memperkenalkan produk lokal Jepara.
  8. Menjadi perwakilan Jepara dalam ajang tingkat provinsi maupun nasional.
  9. Membentuk generasi muda yang memiliki jiwa kepemimpinan.
  10. Meningkatkan citra positif Kabupaten Jepara.

Syarat Menjadi Duta Wisata Jepara

Untuk mengikuti pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Jepara, peserta umumnya harus memenuhi beberapa persyaratan, seperti:

  • Warga Kabupaten Jepara.
  • Berusia sesuai ketentuan panitia.
  • Belum menikah.
  • Memiliki pendidikan minimal SMA/sederajat.
  • Berkepribadian baik.
  • Memiliki wawasan tentang pariwisata dan budaya Jepara.
  • Mampu berkomunikasi dengan baik.
  • Memiliki kemampuan bahasa asing menjadi nilai tambah.
  • Memiliki kreativitas dan kemampuan menggunakan media sosial.
  • Memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Tugas dan Fungsi Duta Wisata Jepara

Setelah terpilih, Duta Wisata Jepara memiliki berbagai tugas penting, yaitu:

  1. Menjadi ikon promosi pariwisata Jepara.
  2. Mengenalkan destinasi wisata kepada masyarakat.
  3. Mengangkat budaya lokal Jepara.
  4. Membantu kampanye sadar wisata.
  5. Mengikuti kegiatan pemerintah daerah.
  6. Membuat konten positif tentang Jepara.
  7. Mendukung UMKM dan ekonomi kreatif.
  8. Menjadi contoh bagi generasi muda.
  9. Membawa nama Jepara dalam berbagai kegiatan.
  10. Menjadi penghubung antara masyarakat dan dunia pariwisata.

Pandangan Pengamat Sosial Jepara

Pengamat sosial asal Jepara Purnomo Wardoyo mengatakan bahwa keberadaan Duta Wisata Jepara harus memiliki dampak nyata bagi masyarakat, bukan hanya sekadar mendapatkan gelar atau penghargaan.

Menurutnya, seorang Duta Wisata harus memahami sejarah Jepara, budaya lokal, potensi desa wisata, ekonomi kreatif, hingga perkembangan dunia digital.

“Duta wisata harus mampu menjadi agen perubahan. Mereka bukan hanya simbol keindahan dan penampilan, tetapi harus memiliki wawasan, kepedulian sosial, serta mampu mengajak masyarakat ikut menjaga dan mengembangkan potensi daerah,” ujar Purnomo Wardoyo, Minggu (25/10/2026).

Ia menambahkan, generasi muda yang terpilih perlu terus aktif setelah masa jabatan berakhir, karena promosi pariwisata membutuhkan konsistensi dan kreativitas.

Dengan hadirnya Duta Wisata Jepara dari masa ke masa, diharapkan potensi Kabupaten Jepara semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

***

Sumber: Queensha Jepara.

Penulis: Vico Rahman.